Ketua GNPF Sumut Akui Akan Diperiksa Polisi Terkait Aksi di Medan

Ketua GNPF Sumut Akui Akan Diperiksa Polisi Terkait Aksi di Medan

 

Sipayo.com –Pascaaksi di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut), Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Heriansyah mengaku akan diperiksa di Mapolda Sumut. Pemeriksaan akan dilakukan pada Senin (27/5/2019).
Hal ini diungkapkan Heriansyah kepada massa aksi unjuk rasa, Jumat (24/5/2019). Terkait pemeriksaan nanti, Heriansyah mengajak seluruh masa aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumut untuk melakukan pengawalan.
“Hari Senin (27/5/2019) saya dipanggil, saya harap saudara-sauadara semuanya mau mengawal saya,” katanya kepada massa

Setelah mendengarkan orasi dari Heriansyah, masing-masing pengunjuk rasa mulai membubarkan diri dari lokasi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut tersebut.

Terkait hal itu,  saat ini belum ada konfirmasi dari Polda Sumut mengenai pemeriksaan Heriansyah tersebut.
Sebelumnya massa aksi dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumatera. Aksi itu dilakukan untuk menolak hasil rekapitulasi penghitungan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Aksi itu sempat berlangsung ricuh, namun setelah massa aksi melakukan negosiasi dengan pihak TNI-Polri beserta perwakilan dari DPRD Sumut, massa aksi mulai membubarkan diri.

Negosiasi itu berlangsung antara Ketua Presidium Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat dan relawan 02 Rabualam Syahputra bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Dandim 0201/BS Kolonel (Inf) Yuda Rismansyah, dan Sekwan DPRD Sumut Erwin Lubis. Hasil negosiasi tersebut menyatakan bahwa delegasi GNKR Sumut dan elemen mahasiswa akan diterima di Mapolda Sumut rencananya hari ini, Sabtu (27/5/2019).

Sebelum bubar, Ketua GNPF Ulama Sumut Heriansyah, mengimbau apabila pada perjalanan pulang ada orang-orang yang melakukan penyerangan atau pemprovokasian, diharapkan massa aksi tidak terpengaruh.

“Saya ingin kita pulang malam ini, kita istirahat dulu. Besok Sabtu ba’da Zuhur kita ke markas besar seragam cokelat, ” ujarnya.

Sementara itu, saat berdialog dengan massa aksi sebelum unjuk rasa berakhir, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menyatakan kepolisian bertanggung jawab atas keamanan dan kondusivitas ibu kota provinsi Sumut tersebut.

“Saya Kapolrestabes Medan, saya menjaga tempat ini jauh hari sejak kita dari KPU. Hari ini saya jaga dengan segala upaya dan keringat untuk menjaga adik-adik supaya tidak ada satupun korban di sini. Karena saya cinta kepada adik-adik semua,” katanya disambut teriakan takbir oleh masa aksi.