Kerja Tahun di Limang akan Diwarnai Festival Budaya Karo

Kerja Tahun di Limang akan Diwarnai Festival Budaya Karo

Sipayo.com – Pesta Kerja Tahun di Desa Limang, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo yang berlangsung pada 28-29 Juni 2019 mendatang akan diwarnai dengan pegelaran Festival Budaya Karo. Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Panitia Acara Berlin Sembiring Brahmana kepada Sipayo, Selasa (25/6/2019).

“Selain diramaikan dengan kegiatan-kegiatan yang umum dalam pegelaran Kerja Tahun, seperti gendang perkolong-kolong. Kerja Tahun di Desa Limang tahun ini juga turut digelar Festival Budaya Karo,” katanya.

Lebih lanjut Berlin mengatakan dalam festival tersebut akan diangkat budaya Karo tentang Aron. Menurutnya, budaya tersebut sengaja diangkat karena sudah mulai terlupakan oleh generasi muda, padahal dulunya budaya aron sangat melekat dengan kehidupan keseharian masyarakat Karo.

“Dulu aron merupakan konsep pola kerjasama dan tolong menolong pada masyarakat Karo, baik dalam menghadapi ancaman dari pihak lain atau dalam mengerjakan sesuatu. Aron berasa dari kata sisaro-saron atau saling membantu yang terwujud dalam bentuk kelompok kerja orang muda atau orang dewasa mulai dari 6 hingga 24 orang dalam satu kelompok,” terangnya.

Dirinya juga menyinggung bahwa dalam beberapa waktu belakangan telah terjadi pergesaran makna aron di tengah-tengah masyarakat. “Aron sekarang lebih dikenal sebagai pekerja atau seorang upahan, padahal dulunya makna aron bukan seperti demikian,” ucapnya.

Diangkatnya budaya aron melalui festival yang digelar berbarengan dengan Kerja Tahun di Desa Limang, dimaksudkan dapat mengangkatkan kembali kebudayaan Karo ini, sehingga kedepannya dapat kembali lestari di tengah-tengah masyarakat.

“Maksud kita mengangkat budaya aron dalam festival ini bertujuan untuk mengangkatkan kembali budaya yang sudah semakin terlupakan dan dengan harapan mudah-mudahan dapat kembali lestari di tengah masyarakat atau minimal dapat mengingatkan kita akan budaya luhur gotong royong yang ada pada generasi pendahulu masyarakat Karo,” katanya.

Tak lupa Berlin juga mengatakan bahwa salah satu sosok yang sangat berperan dalam mewujudkan terselenggaranya Festival Budaya Karo tersebut berkat dorongan dari sosok Tokoh Nasional, Arya Mahendra Sinulingga yang juga berasal dari Desa Limang.

“Yang menjadi inisiator dan mendorong terselenggarannya kegiatan ini tak lepas dari dukungan Arya Sinulingga dan tim. Kegiatan ini juga akan turut didukung oleh musisi Karo Jacky Raju Sembiring bersama komunitasnya. Harapan kita semoga kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan sebagai hasilnya dapat menjadi inspirasi masyarakat,” tutupnya.