Polisi Amankan Pengedar Sabu dengan Modus Penyamaran

Polisi Amankan Pengedar Sabu dengan Modus Penyamaran
Foto: Ilustrasi 

Sipayo.com – Dua orang pengedar narkoba jenis sabu-sabu berhasil diamankan petugas Sat Reserse Narkoba Polres Asahan dengan modus penyamaran, petugas berhasil mengamankan barang bukti 9,95 gram sabu.

Adapun kedua orang tersangka adalah yakni, Suwardi alias Bondat (43) warga Dusun II, Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu dan Adi Gunawan (23) warga Sidomukti, Lingkungan II, Kecamatan Kisaran Barat.

Kedua tersangka diamankan pada hari Rabu (12/6/2019) dini hari kemarin sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasatres Narkoba, AKP Antony Tarigan menjelaskan penangkapan kedua pelaku tindak pidana narkotika ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat yang menyebutkan bahwa di Dusun II, Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan sering terjadi transaksi narkoba.

“Dari informasi itu tim Opsnal Sat Res Narkoba kemudian melakukan penyelidikan ke lapangan,” sebut Antony, Kamis (13/6/2019).

Lebih lanjut Antony mengatakan, petugas yang menyaru sebagai pembeli, kemudian menghubungi salah satu tersangka, Suwardi alias Bandot untuk memesan sabusabu.

“Tak lama, seorang pemuda mendatangi petugas dengan maksud mengantarkan pesanan sabusabu yang diminta,” ucapnya.

Begitu sabusabu diterima, petugas langsung mengamankan pemuda yang diketahui bernama Adi Gunawan. Polisi lalu melakukan penggeledahan dan menginterograsi tersangka.

Berdasarkan pengakuan tersangka Adi Gunawan, sabusabu yang dia antar merupakan milik Suwardi alias Bandot. Dirinya hanya bertugas mengantarkan sabusabu yang dipesan.

Berdasarkan keterangan itu, petugas kemudian memburu tersangka Suwardi ke rumahnya hingga berhasil menangkap pelaku.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keduanya, para tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Sat Res Narkoba Polres Asahan,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kasus ini, berupa satu bungkus plastik klip berisi sabusabu seberat 9,95 gram, satu unit sepeda motor Supra BK 6464 JAD dan satu unit telepon seluler milik tersangka.