Wakil DPC HNSI Labuhanbatu :Jangan Korban Kebakaran Jadi Ajang Kepentingan Politik

Wakil DPC HNSI Labuhanbatu :Jangan Korban Kebakaran Jadi Ajang Kepentingan Politik

Foto: Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe Meninjau Lokasi Kebakaran di Sei Barombang

Sipayo.com – Kedatangan Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaemi Dalimunthe ST  menemui para korban kebakaran (7/6) di Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara tentunya direspon secara positif sebagai bentuk kepeduliannya terhadap rakyatnya.

“Sudah sewajarnya dia datang mengunjungi dan memberikan tali kasih kepada para korban kebakaran itu. Kalau ia tak datang ya malah keterlaluan,” kata Wakil Ketua DPC HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Labuhanbatu Darmanto kepada Sipayo.com (9/6) via selular.

Pada kunjungan itu, lanjutnya, bupati membuat wacana akan menyediakan kantor damkar dan mobil damkar di Sei Berombang.

Hal itu diwacanakannya mengingat kepadatan perumahan penduduk Sei Berombang yang rawan kebakaran.Terkait wacana itu, Darmanto memberikan aplaus kepada Andi Suhaemi.

Menurutnya, agar wacana itu dapat segera terealisasi wacana pengadaan mobil damkar di Sei Berombang dapat dimasukkan dalam rancangan program kerja jangka pendek.

Sebab, lanjutnya lagi, agar wacana itu bukan sekedar wacana sebagai pendingin hati yang tidak tahu kapan akan terealisasinya.

“Wacana itu harus teralisasi. Jangan cuma wacana saja. Siapa pun nanti bupatinya di tahun 2020 wacana itu dapat teralisasi,” ujar Darmanto.

Darmanto berharap musibah yang melenyapkan 33 rumah terbakar, empat korban jiwa melayang jangan dijadikan ajang kepentingan politik untuk mendulang suara di tahun 2020 nanti.

“Pilkada di ujung mata, banyak orang mulai cari sensasi. Contohnya setiap masa pemilihan kepala daerah, mau Pilgubsu atau pun pemilihan bupati, mereka datang ke pelosok-pelosok seolah-olah begitu peduli. Tetapi ketika sudah duduk, lupa semua,” sebut Darmanto.

Dijelaskannya, Sei Berombang sudah mengalami 3 kali kebakaran besar. Tetapi, baru kali ini bupati dari kabupaten tetangga beserta mantan wakil bupati Labuhanbatu datang menjenguk dan memberikan santunan kepada korban kebakaran.

Hal ini tentu saja di sambut secara positif. Namun dibalik itu semua jangan ada komoditas kepentingan.

“Sekali lagi saya harap kepada para pemangku kepentingan (stakeholder), jangan musibah jadi azas manfaat. Sebagai warga Panai Hilir saya berharap apa yang jadi wacana bupati Labuhanbatu bukan indah di mulut sakit di batin,” ungkap Darmanto.

Terpisah, Tokoh masyarakat Etnis Tiongha Sei Berombang Yamin Alay mengatakan apa yang menjadi program bupati demi kemashalatan orang banyak tentunya akan di dukung.

Terkait kedatangan Bupati Labura H. Buyung atau Khairuddin Sitorus ke Sei Berombang, Alay mengakui dirinya yang datang menemui bupati Labura tersebut dalam hal penggalangan dana.

Ditanya Sipayo.com apa ada kepentingan politik di belakang itu, Alay mengatakan tidak ada sama sekali kepentingan politik.

“Kita tidak ada mengarah kesana. Saya ketemu beliau ( H Buyung) empat kali. Kta hanya menggalang dana untuk korban kebakaran itu saja,” terang Alay mengakhiri. (Joko W).