Ada Rumor  Kades  Pecandu Narkoba, Camat Diminta Usul ke Bupati Lakukan Test Urine Kepala Desa di Labuhanbatu

Ada Rumor  Kades  Pecandu Narkoba, Camat Diminta Usul ke Bupati Lakukan Test Urine Kepala Desa di Labuhanbatu

Foto: Soewardi saat foto bersama dengan Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe.

Sipayo.com – Peredaran narkoba bukan hanya di kota tetapi sudah merambah sampai-sampai ke pelosok desa. Bahkan saat ini desa yang ada se-Labuhanbatu sudah tersentuh narkoba. SDM generasi muda yang paling utama terancam rusak  akibat narkoba. Pengguna narkoba bukan hanya pada elemen kelas bawah. Tetapi elemen kalangan atas baik itu pejabat, ningrat, elemen eksekutif, legislatif bahkan dari pihak yudikatif dan lainnya juga terkena narkoba. 

Rusaknya moral akibat narkoba sudah sangat mengkhawatirkan bangsa ini. Narkoba harus dibrantas habis. Tetapi pola pemberantasannya harus darinana? Narkoba laksana virus kanker yang sudah masuk ke segala jalan darah di dalam tubuh. Kepala dulu apa dari kaki yang harus diobati? Lalu bagaimana jika seorang pimpinan, misalnya kepala desa menjadi pecandu narkoba? Bagaimana di desa tersebut narkoba bisa dibrantas?

Hal itu dikatakan pemerhati pembangunan masyarakat pantai Labuhanbatu Suwardi, saat bincang-bincang dengan Sipayo.com terkait beredarnya suara masyarakat ada seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu yang menjadi pecandu narkoba, Minggu (14/7) di Ajamu, Kecamatan Panai Hulu.

Menurut Suwardi, adanya kepala desa di Kecamatan Panai Tengah yang menjadi pengguna narkoba itu telah lama menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Kecamatan Panai Hulu dan Kecamatan Panai Tengah.

“Sudah lama cerita isu itu berkembang. Mas sendiri selaku orang media pasti juga sudah mendengar tentang hal itu kan?Tetapi saya sendiri belum berani memastikan karena saya tidak pernah melihat langsung. Tetapi kalau yang bercerita kepada saya sudah cukup banyak. Namun kita inikan menganut azas praduga tak bersalah.” ujar Suwardi.

Guna pembuktian kebenaran isu yang beredar tersebut, Suwardi meminta Camat Panai Tengah mengusulkan kepada Bupati Labuhanbatu agar seluruh kepala desa di Kecamatan Panai Tengah melakukan tes urine.

“Saya harap Camat Panai Tengah segera usulkan hal itu. Lakukan test urine seluruh kepala desa se-Kecamatan Panai Tengah. Selain Kepala desa, perangkat desanya juga pegawai di kantor Camat Panai Tengah juga dilakukan tes urine. Kalau perlu camatnya juga di tes urine. Terbukti positif ada yang pengguna narkoba, beri tindakan tegas,” sebut Suwardi.

Suwardi berharap camat segera usulkan hal itu dan berharap juga bupati mau menerima usulan itu dan melaksanakannya. Apabila kemudian terbukti sang kepala desa itu positif pengguna narkoba Suwardi meminta kepala desa  diberhentikan dari jabatannya.

“Kalau pimpinan desa jadi pecandu narkoba gimana nasib warganya. Tidak layak kepala desa menjadi pecandu narkoba,” imbuhnya.

Camat Panai Tengah Aidil S. Hasibuan SIP, dikonfirmasi Sipayo.com via selular  tentang  rumor yang beredar, ada kepala desa di Kecamatan Panai Tengah yang menjadi pecandu narkoba mengatakan belum mendapat informasi itu.

Ditanya kembali, jika isu itu benar dan apa tindakan yang akan dilakukannya sebagai pimpinan kecamatan, Aidil menjawab akan melakukan teguran dan pembinaan.

“Kita lakukan teguran dan pembinaanlah Pak. Selanjutnya terserah bagaimana proses hukum yang akan ia terima jika itu benar,” jawab Aidil.

Disoal adanya permintaan agar camat mengusulkan kepada bupati, guna melakukan tes urine terhadap kepala desa dan perangkat desa serta pegawai di kantor camat, Aidil mengatakan itu usulan bagus dan boleh-boleh saja dilakukan.

“Itu usulan bagus. Mungkin-mungkin saja bisa kita usulkan, tetapi dananya darimana Pak? Kalau bupati yang mengajukan ya tentunya anggarannya dari APBD. Kalau tak ada anggarannya darimana kita lakukan tes urine?” tanya Aidil.(Joko W).