Pemkab Labuhanbatu Terima Mahasiswa/i USU Laksanakan KKN-PPM

Pemkab Labuhanbatu Terima Mahasiswa/i USU Laksanakan KKN-PPM

Sipayo.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ahmad Muflih, SH, MM atas nama Bupati Labuhanbatu telah menerima dan melepas para mahasiswa/i Universitas Sumatera Utara sebanyak 56 orang yang akan melaksanakan KKN-PPM (Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) di wilayah Kecamatan Panai Tengah di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Kamis (18/7/2019) yang turut dihadiri Asisten Adm Pemerintahan H. Nasrullah, SH, M.AP dan Asisten Adm Umum H. Amru, SH.

Dalam arahannya Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih SH, MM, mengucapkan terimakasih kepada pihak Universitas Sumatera Utara atas kepercayaannya telah memilih lokasi KKN-PPM di Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu.

“Kami merasa sangat bangga atas kehadiran adik-adik mahasiswa, karena saat ini kami memang membutuhkan mitra yang bisa meningkatkan pemahaman dan ilmu pendidikan yang dapat mencerdaskan masyarakat, sampaikanlah ilmu yang didapat di kampus, walaupun sedikit itu sangat bermanfaat, setidaknya bisa memotivasi masyarakat,” ujar Muflih. 

Muflih menjelaskan, Kecamatan Panai Tengah adalah daerah pinggir dari sungai bilah dan barumun, yang karakter masyarakatnya kental dengan sifatnya yang religius, konsen terhadap ajaran agama. Daerah tersebut jauh dari ibukota dengan sarana transportasi yang terbatas, sehingga menjadikan masyarakatnya sangat religius. 

“Dengan latar belakang masyarakatnya yang religius, ber-etika tinggi dan kesopan santunannya sangat terjaga, adik-adik nantinya dapat melakukan pendekatan melalui tokoh-tokoh agama, serta para orang tua, yang biasanya sering bercerita di pelataran masjid waktu selesai sholat, juga di kedai kopi,” ungkap Sekda.

Lebih lanjut Ahmad Muflih menuturkan, nantinya mahasiswa diharapkan dapat memotivasi masyarakat, serta memberikan inovasi, bagaimana nantinya masyarakat bisa memberdayakan segala potensi yang ada, sehingga sampai dengan program KKN- PPM ini selesai akan membuahkan hasil bagi diri sendiri dan masyarakat didaerah tersebut. 

Sementara itu Camat Panai Tengah H.  Aidi Syahmir Hasibuan menyampaikan semoga dengan kedatangan adik-adik mahasiswa ke Kecamatan Panai Tengah khususnya di Desa Selat Beting, Sei Pelancang, Bagan Bilah, dan Sei Siarti dapat memberikan motivasi serta inovasi baru, yang dapat mencerdaskan masyarakat dan menambah kemajuan di desa-desa kami.

Sebelumnya, Koordinator KKN-PPM USU DR. Bahagia Tarigan, MA dalam sambutannya mengatakan, Atas nama Universitas Sumatera utara, ijinkan kami pengelola KKN-PPM USU Tahun 2019 menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan bapak Bupati menerima mahasiswa USU untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata di daerah ini, kami sangat menghargai sambutan Pemkab yang sangat luar biasa dalam pelaksanaan KKN-PPM USU Tahun 2019 ini.

Pada tahun 2019 ini, KKN-PPM USU mengusung Tema “ Memberdayakan Kearifan Lokal dan Potensi Desa Menuju Masyarakat Cerdas, Kreatif dan Mandiri” dengan rincian sebagai berikut, KKN-PPM Reguler yang dilaksanakan di 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari 66 Desa dan juml;ah total 944 peserta.

Kemudian KKN Pulau terluar, yang akan dilaksanakan di daerah Kabupaten Simeulue dan Kota Gunung Sitoli, Nias dengan total peserta sebanyak 40 orang yang tersebar di 4 Desa. Selanjutnya KKN Kebangsaan, yang akan dilaksanakan di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara dimana pada tahun ini Universitas Khairun (UNKHAIR) sebagai tuan rumah. Peserta KKN Kebangsaan berasal dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia. Untuk Tahun 2019 Universitas Sumatera Utara mengirim 5 orang peserta.

KKN Bersama, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, diikuti oleh 300 peserta dari 28 PTN yang tergabung dalam BKS PTN Wilayah Barat yang terdiri dari 213 orang Mahasiswa yang berasal dari luar USU dan 87 orang Mahasiswa USU.

Menurut Bahagia Tarigan, Total seluruh peserta yang mengikuti kegiatan KKN-PPM Tahun 2019 adalah sebanyak 1.289 orang yang tersebar di 18 Kabupaten/Kota, sebanyak 91 Desa dan melibatkan 91 orang Dosen Pembimbing Lapangan.(Abi Pasaribu)