Pemuda Ini Tewas Mengenaskan Dengan Bersimbah Darah

Pemuda Ini Tewas Mengenaskan Dengan Bersimbah Darah
Foto: Pemuda Ini Tewas Mengenaskan Dengan Bersimbah Darah (Ist)

Sipayo.com – Seorang pemuda yang bernama Afdillah (19) warga Jalan Starban Gang Sawah, Medan Polonia, tewas mengenaskan dengan bersimbah darah, tiga luka tusukan senjata tajam dibagian dada, kaki dan dagunya.

Peristiwa ini terjadi di seputaran Jalan Gajah Mada, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Minggu malam kemarin (7/7/2019).

Informasi yang diperoleh wartawan dilapangan, sebelum korban tewas, salah seorang warga bernama Sabina melintas dilokasi kejadian melihat korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna coklat BK 6470 AID, berhenti di pinggir jalan.

Tak lama sebuah mobil jenis Avanza warna putih berhenti didekat korban. Sembari melintas, Sabina melihat banyak pria turun dari dalam mobil tersebut mengerumuni korban.

Sabina kemudian memutar arah sepeda motornya dan berjalan mendekati korban. Namun saat itu Sabina melihat korban sudah dalam keadaan berlumuran darah. Korban berusaha bertahan dan bangkit mengajak Sabina mengejar para pelaku yang diduga naik mobil jenis Avanza yang dikemudikan.

Korban langsung mengambil alih mengemudi sepeda motor Sabina untuk mengejar pelaku. Namun sayang, baru berjalan sejauh 20 meter korban tak mampu lagi bertahan hingga menabrak tiang listrik di pinggir jalan.

Sabina melihat korban roboh langsung memanggil becak motor. Bersamaan petugas Brimob sedang patroli melintas dan melihat korban terkapar. Selanjutnya bersama petugas Brimob, Sabina membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Menurut teman korban, Juannara Saputra pemilik sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai korban, sebelum kejadian korban berangkat dari warkop Buk E di Jalan Sei Bahorok bersama seorang perempuan (cewek).

Saat itu korban sempat bertengkar dengan laki-laki, namun korban langsung pergi mengendarai sepeda motor milik Juannara. Pihak Kepolisian Polsek Medan Baru masih melakukan penyelidikan dengan kasus tersebut.