PTPN 4 Ajamu 1 tidak Peduli Lingkungan ke Sekolah Membuat Siswa Bermandikan Debu

PTPN 4 Ajamu 1 tidak Peduli Lingkungan ke Sekolah Membuat Siswa Bermandikan Debu

Foto: Siswa Pergi ke Sekolah Berhadapan dengan Debu

Sipayo.com – Managemen perusahaan perkebunan PTPN4 Ajamu 1, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu dinilai tidak peduli kesehatan dan lingkungan.

Hal itu dikatakan salah seorang karyawan PTPN4 Ajamu 1 kepada Sipayo.com, Kamis (17/7) terkait jalan perkebunan Afdeling 1 yang menghubungkan ke Afdeling 2, 3, 4, 5 serta penghubung jalan ke Desa Meranti Paham, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu  tidak pernah disiram meskipun jalan itu berabu dan penuh debu.

Mirisnya, para pelajar yang menuntut ilmu di sekolah  tsanawiyah Al Ikhlas dan SLTA Yapenda yang berlokasi di Afdeling 1 kebun PTPN4  Ajamu setiap harinya pergi dan pulang sekolah harus bermandikan debu.

“Tidak ada perhatian pihak pimpinan perusahaan sama sekali untuk menyiram jalan ini. Kasihan tuh anak-anak sekolah, setiap pagi pergi sekolah sampai pulang pun harus bermandi debu,” ujar sumber yang meminta dirahasiakan jati dirinya.

Ketika ditanya, apakah sama sekali pihak perusahaan tidak pernah menyiram jalan tersebut, sumber mengatakan jalan itu di siram hanya menunggu siraman jalan dari Tuhan yang Maha Esa.

“Kalau hujan turun barulah jalan ini besiram Pak. Kalau tidak jangan harap perusahaan peduli mau menyiram jalan ini. Makanya saya katakan tunggu siraman dari Tuhan yang maha esa,” ujar sumber.

Selain tidak ada kepedulian dari perusahaan, lanjut sumber, kepala desa perkebunan Ajamu pun tidak ada kepeduliannya untuk mengusulkan kepada perusahaan agar mau menyiram jalan itu.

“Kalau saya cuma anak bawang Pak, mana berani mengusulkan seperti itu kepada pimpinan,” ungkap sumber.

Manajer PTPN 4 Ajamu 1 Edi Harianto berulangkali dihubungi via selular guna dikonfirmasi tidak bisa terhubung. Panggilan masuk selalu di rijeknya. (Joko W)