Faizal Assegaf: Representasi Tokoh 98, Arya Sinulingga Layak Masuk Kabinet Jokowi

Faizal Assegaf: Representasi Tokoh 98, Arya Sinulingga Layak Masuk Kabinet Jokowi

Sipayo.com – Dukungan kepada mantan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf, Arya Sinulingga kian menguat dijagokan sebagai salah satu kandidat menteri di Kabinet Kerja Jilid II. Salah satu dukungan tersebut datang dari sosok aktivis 98, Faizal Assegaf.

“Sosok representasi tokoh 98 yang layak masuk kabinet adalah Arya Sinulingga. Sosoknya yang sudah teruji, profesional dan totalitas bersama pak Jokowi sebagai Jubir TKN pada Pilpres. Saya dukung penuh!,” tulis Faizal Assegaf sebagaimana yang dikutip dari akun Twitternya, Jumat (16/8/2019).

Dalam tulisannya yang lain di Twitter, Faizal juga menyebutkan agar Jokowi tidak ragu memilih calon menteri dari aktivis 98. “Ya jalan tengahnya kita dukung bersama sahabat Arya Sinulingga. Toh mas Arya selama ini sudah akrab dengan pak JKW dan punya potensi cemerlang,” tulisnya.

Selain dukungan dari Faizal Assegaf, sebelumnya kalangan aktivis 98 dari Sumatera Utara juga telah menyatakan dukungan agar Arya Sinulingga dipilih Jokowi sebagai salah satu menteri yang akan membantunya kelak.

“Arya Mahendra Sinulingga memenuhi syarat untuk dipilih oleh Jokowi, sebab selain di kenal sebagai aktivis 98 berbasis di ITB Bandung, beliau juga sosok yang sangat profesional, terutama di bidang media massa” kata aktivis 98 Aswan Jaya dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sumatera Utara di Literacy Coffee, (15/8).

Sosok Arya Sinulingga juga dinilai menjadi salah satu sosok representatif anak muda dari Sumut, dimana di daerah ini pada Pilpres lalu memenangkan Jokowi-Amin dengan perolehan suara 52,6%.

Tak hanya itu, Arya juga menjadi salah satu tokoh sentral di Tim Kampanye Nasional yang turut berjibaku memenangkan pasangan calon nomor 01.

“Aktivis 98 memiliki cita-cita dan komitmen yang cukup kuat untuk membawa bangsa ini besar dan maju, karena kami (aktivis 98) lahir dengan satu cita-cita yaitu Indonesia maju tanpa penindasan,” jelas Aswan.