Menyambut Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Desa Batumamak Bangun Gapura Berwarna Merah dan Putih

Menyambut Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Desa Batumamak Bangun Gapura Berwarna Merah dan Putih

Foto: Karang Taruna Batumamak Foto Bersama Setelah Selesai Membangun Gapura di Desa Batumamak, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumut, Rabu (14/08/2019)

Sipayo.com – Menjelang hari kemerdakaan Indonesia ke-74 Tahun, Karang Taruna Desa Batumamak, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara terlihat bersemangat menyambutnya. Hal tersebut terlihat dari kegiatan mereka membangun Gapura di kampung halamannya pada Rabu (14/08/2019).

Salah satu anggota Karang Taruna Desa Batumamak sekaligus Wakil Ketua IMKA Arih Ersada FE Universitas Methodist Medan bernama Roy Jefiska Sembiring mengatakan kegiatan tersebut salah satu bentuk semangat menyambut hari kemerdekaan dan kepedulian terhadap kampung halamannya.

“Dalam menyambut hari Kemerdekaan ke-74 pada 17 Agustus nanti, kami Karang Taruna Desa Batumamak membangun sebuah Gapura di Kampung Halaman kami. Hal ini untuk menunjukkan sebuah semangat dalam menyambut hari kemerdekaan dan sebuah kepedulian terhadap Kampung tempat kami dilahirkan dan dibesarkan ini,” ucapnya.

Jadinya Gapura yang dibangun Karang Taruna, Roy turut berpesan dan berharap kepada Karang Taruna Batumamak agar trus lebih mencintai kampung halamannya.

“Kita berharap agar tetap pada jalur proses akan membentuk Karang Taruna menjadi pribadi yang labih mencintai Desa Batumamak serta punya rasa tanggung jawab yang besar terhadap kampung halaman.” pesannya.

Terlihat sampai saat ini jalan menuju Desa Batumamak sangat memperhatinkan. Maka dari itu Roy juga berharap agar tidak hanya Karang Taruna yang memperhatikan kampung halamannya. Mereka berharap supaya ada uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Karo untuk membantu memajukan desanya.

“Kita berharap semoga bukan hanya Karang Taruna yang memperhatikan desa kami ini. Maka kami sangat butuh uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Karo untuk membantu memajukan desa kami. Kami melihat dan merasakan masih kekurangan uluran tangan Pemerintah Kabupaten Karo contohnya saja jalan kami puluhan tahun rusak yang membuat akses apa saja menjadi sangat sulit.” Harapnya