Polres Labuhanbatu Diminta Lidik Gudang Alat Berat Yang Diduga di Lahan PTPN 3 Janji

Polres Labuhanbatu Diminta Lidik Gudang Alat Berat Yang Diduga di Lahan PTPN 3 Janji

Foto: Kapolres Labuhanbatu dan Ketua LSM LPPN

Sipayo.com – Seputar gudang penyimpanan truck dan alat berat yang diduga tidak memiliki izin dan diduga berdiri dilahan PTPN 3 Janji yang berlokasi di Dusun Bukit Medan, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara Polisi diminta melakukan lidik atas dugaan tersebut.

Sebab, jika hal itu benar adanya pengusaha tersebut diduga telah melanggar hukum dengan menguasai lahan milik negara untuk kepentingan pribadi.

“Kita berharap Polres Labuhanbatu melakukan Lidik terhadap gudang tersebut.Hingga masalah tersebut dapat terang menderang apakah tanah tersebut milik siapa,” kata Hasanuddin Hasibuan Ketua LSM Lemabaga Pengawas Penyelanggara Negara (LPPN), Kamis (8/8/2019) pada Sipayo.com.

Katanya, selain dugaan menduduki lahan PTPN 3, hampir sepuluh tahun lahan tersebut juga tidak memiliki izin dari pemerintah setempat.

“Kita mendukung atas yang dilakukan polres Labuhanbatu dengan melidik dugaan tersebut,” ungkap Hasan.

Sementara Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang dikonfirmasi Sipayo.com melalui pesan Watspanya mengatakan pihaknya akan mencek kelokasi gudang teresbut.

“Kita cek dulu kelokasi ya,” tulis Frido melalui pesan Watspanya.

Diberitakan sebelumnya,gudang penyimpanan truck dan alat berat di Dusun Bukit Medan, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara diduga tidak memiliki izin resmi dari Pemerintah meski hampir 10 tahun beroperasi.

Hal itu dibenarkan Kasi Pelayanan Perizinan Pemerintah dan pembangunan (P4) dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu saat ditanya Wartawan.

“Sejak pelimpahan perijinan kemari, seingat saya belum ada disana memiliki ijin. Nah, kalaupun mereka mau mengurus ijinnya harus melampirkan alas hak tanah yang jelas,” kata Heri Rabu (7/8/2019) pada Wartawan.

Selanjutnya,selain tidak memiliki izin diduga gudang tersebut  berdiri diatas Lahan HGU PTPN 3 kebun Janji Rantauprapat.

Hal itu di ungkapkan oleh Juliandi P Silalahi selaku APK Kebun PTPN 3 Janji Rantauprapat.

Selain itu sejak tahun 2014 pihaknya sudah menyurati pemilik gudang bernama Cikok untuk melakukan pengosongan lahan seluas 0.16 Hektar tersebut.

“Sesuai Arsip, pihak kita sudah menyurati pihak Cikok sebanyak 3 kali untuk melakukan pengosongan areal,” kata Juliandi, Rabu (07/08/2019) pada Wartawan.

Kemudian cikok dikonfirmasi Sipayo.com melalui Via selulernya meski keadaan Aktip tidak menjawab.Pesan yang dilayangkan juga tidak dibalas meski pesan keadaan terkirim. (Abi Pasaribu)