Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Rokok Merk Luffman

Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Rokok Merk Luffman

Foto: Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang sedang memaparkan Hasil  peredaran rokok Non cukai merk Luffman

Sipayo.com – Polres Labuhanbatu berhasil menggagalkan peredaran rokok non cukai merk Luffman Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan H Adam Malik By Pass, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara.

Dalam keterangan Press Reales Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, SIK menyampaikan bahwa personil Unit Polres Labuhanbatu telah mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Truk Colt Diesel jenis Mitsubishi dengan No. Polisi BK 9412 CQ berwarna Kuning, 80 kotak rokok tanpa bea cukai merk Luffman dengan rincian 50 slok per kotak atau sekitar 40.000 bungkus.

“Tindak pidana yang disangkakan, bahwa setiap orang yang menawarkan, menjual atau menyediakan untuk dua/barang yang tak dilengkapi dengan pita cukai, sesuai dengan Pasal 54 Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 1995 Tentang Cukai, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya,” tegas Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang.

Akibat dari perbuatan ini dikalkulasikan telah merugikan negara sebesar Rp 128 juta.

Sopir dan kernet berinisial Yus (43) warga Asahan serta Te (32) warga Batubara, masih menjalani pemeriksaan di Polres Labuhanbatu sebagai saksi.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang menjelaskan penangkapan ini berawal saat Sat Lantas Polres Labuhanbatu sedang melakukan operasi rutin terhadap kendaraan yang melintas di Jalinsum tepatnya di Jalan H. Adam Malik By Pass Rantauptapat.

Pada saat Sat Lantas melakukan razia tersebut, pihaknya mengamankan 1 unit mobil truk Colt Diesel Merk Mitsubishi dengan No. Polisi BK 9412 CQ berwarna kuning bermuatan 80 kotak rokok tanpa dilengkapi dokumen atau pita cukai merk Luffman.

“Petugas langsung menanyakan surat-surat atau dokumen atas barang yang dimuat di mobil tersebut. Namun sopir tidak dapat memperlihatkan surat-surat atau dokumen atas barang yang dimuat di mobil truk tersebut,” papar Kapolres.

Menurut interogasi sopir, rokok tersebut diperolehnya saat mereka melintas di Jalan Lintas Timur Desa Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi dan ada ada seseorang atas nama Dedi (40) menanyakan ada muatan atau tidak. Namun sopir menjawab tidak.

Dedi pun menawarkan kepada sopir tersebut untuk mengantarkan paket barang berupa kotak sebanyak 80 kotak ke Tebing tinggi dengan upah sebesar Rp 3 juta.

“Sopir bersedia mengantarkan, lalu pada saat sampai di Tebing Tinggi supir akan didatangi oleh teman Dedi untuk memberikan upah dan memindahkan 80 kotak rokok tanpa bea cukai ke mobil lain,” jelasnya. 

Namun, pengantaran kotak rokok tanpa cukai ini gagal setelah mobil yang dikendarai mereka dihentikan polisi di Jalan H Adam Malik By Pass.

“Tindakan yang telah kita lakukan yakni memeriksa sopir dan kernet serta mengamankan barang bukti ke Bea Cukai Teluk Nibung untuk proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas AKBP Frido Situmorang. (Abi Pasaribu)