Terkait Gudang Alat Berat Tak Miliki Izin, Diduga Berdiri di Lahan Kebun PTPN 3 Desa Janji

Terkait Gudang Alat Berat Tak Miliki Izin, Diduga Berdiri di Lahan Kebun PTPN 3 Desa Janji

Foto: Gudang penyimpanan truck dan alat berat di Dusun Bukit medan, Desa Janji,Kecamatan Bilah Barat,Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara

Sipayo.com – Terkait gudang penyimpanan truck dan alat yang diduga tidak memiliki izin dari pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara di dusun Bukit Medan, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat yang beroperasi sejak Tahun 2010  itu diduga berdiri diatas Lahan HGU PTPN 3 kebun Janji Rantauprapat.

Hal itu diungkapkan oleh Juliandi P Silalahi selaku APK Kebun PTPN 3 Janji Rantauprapat.

Selain itu sejak tahun 2014 pihaknya sudah menyurati pemilik gudang bernama Cikok untuk melakukan pengosongan lahan seluas 0.16 Hektar tersebut.

“Sesuai arsip, pihak kita sudah menyurati pihak Cikok sebanyak 3 kali untuk melakukan pengosongan areal,” kata Juliandi, Rabu (07/08/2019) pada Wartawan.

Selanjutnya bahwa pihaknya sudah melakukan upaya-upaya pendekatan kepada oknum pengusaha angkutan  tersebut namun tidak dihiraukan oknum pengusaha tersebut.

“Kita tidak akan tinggal diam, dengan adanya pemberitaan ini semoga lahan tersebut akan kembali kepada perusahaan yang notabene merupakan aset negara,” bilang Juliandi.

Dalam hal ini dia berharap peran serta pemerintah kabupaten labuhanbatu dan penegak hukum terkhusus kepolisian dan kejaksaan untuk ambil peduli mengingat objek vital yang di kuasai Ci Kok merupakan milik negara.

“PTPN 3 kebun janji  rantauprapat adalah bagian dari BUMN yang mengemban amanah pasal 33 uud 45, artinya hasil maupun keberhasilan ptpn 3 adalah utk pebangunan bukan untuk kepentingan keuntungan pribadi seperti ci kok,” sebutnya lagi.

Diberitakan sebelumnya,Gudang penyimpanan truck dan alat berat di Dusun Bukit medan, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara diduga tidak memiliki izin resmi dari Pemerintah meski hampir 10 tahun beroperasi.

Hal itu dibenarkan Kasi Pelayanan Perizinan Pemerintah dan pembangunan (P4) dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu saat ditanya Wartawan.

“Sejak pelimpahan perijinan kemari, seingat saya belum ada disana memiliki ijin. Nah, kalaupun mereka mau mengurus ijinnya harus melampirkan alas hak tanah yang jelas,” kata Heri, Rabu (7/8/2019) pada Wartawan.

Selanjutnya, pengusaha pemilik gudang di sana disebut bernama Ci Kok di konfirmasi Wartawan via selular membantah tudingan itu. Menurutnya, bangunan tersebut telah memiliki IMB. (Abi Pasaribu)