Asap Putih Semakin Menebal, Puluhan Hektar Lahan Warga di Labuhanbatu Terbakar

Asap Putih Semakin Menebal, Puluhan Hektar Lahan Warga di Labuhanbatu Terbakar

Foto: Kapolsek Bilah Hilir bersama sekurity perkebunan dan anggota manggala agni di lokasi kebakaran lahan.

Sipayo.com – Di kusim kemarau kali ini rawan kebakaran lahan terus meningkat. Selain Riau, puluhan hektar lahan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat di Desa Telaga Suka, Kecamatan Panai Tengah dan Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan juga turut terbakar.

Asap putih seperti kabut hari ini di wilayah pantai Kabupaten Labuhanbatu tampak semakin menebal.

Kapolsek Panai Tengah AKP Rudi Hartono Rudi Lapian SH, ditemui Sipayo.com tadi siang, Rabu (18/9) di ruang kerjanya memaparkan adanya kebakaran lahan di perkebunan milik masyarakat Desa Telaga Suka yang terbakar.

“Atas perintah pimpinan kita harus turun ke lapangan agar membantu melakukan pemadaman dan mengantisipasi agar api tidak melebar atau menjalar ke lahan warga lainnya. Tadi pagi kita turun ke lokasi, nanti kita pantau kembali keadaan. Selama banyak asap ini nafas saya pun terasa sesak,” ujar Rudi Lapian.

Terpisah, pada hari yang sama Kapolsek Bilah Hilir Iptu Krisnad Indarto Napitupuluh, dikonfirmasi Sipayo.com via selular sekira pukul 17.00.WIB membenarkan adanya puluhan hektar lahan milik masyarakat Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan yang terbakar dan mengatakan dirinya saat itu masih berada di lokasi kebakaran.

“Benar ada lahan warga yang terbakar, kalau luasnya lebih kurang 50 sampai 60 hektar yang terbakar. Terbakarnya sudah dari semalam,” kata Krisnad Indarto.

Menurut Krisnad, ia bersama personilnya sudah dari hari pertama terjadi kebakaran lahan langsung turun ke areal lahan yang terbakar membantu warga memadamkan api.

Namun prioritas yang utama bukan melakukan pemadamannya. Tetapi,  lanjut Krisnad, bertindak cepat dan tanggap melakukan pencegahan berupa penggalangan antisipasi agar api tidak merambat semakin melebar ke areal lainnya yang dapat menimbulkan kerugian materil dan kerugian kesehatan.

“Bersama warga, Manggala Agni dan pekerja perusahaan perkebunan yang berada berdekatan di lokasi kebakaran ini kita terus bahu membahu bersama agar kebakaran tidak semakin meluas,” terang Krisnad Indarto. (Joko W. Erlambang).