Bule Marah-marah di Musala karena Anggap Selawatan Sebagai Karaoke akhirnya Minta Maaf

Foto: Potongan Video Bule Marah-marah di Musala


Sipayo.com - Aksi bule Prancis bernama Frank Pierre Schultless marah-marah karena salawat di Musala Nurul Jadid anggap sebagai karaoke, kini telah menyadari ketidak tahuannya dan minta maaf.

"Sudah dilakukan mediasi pagi tadi antara WNA tersebut dengan Ustadz Ade Syafei," terang Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading, Minggu (3/6/2018).

Dicky mengatakan, kejadian itu murni karena Frank tidak tahu mengenai kegiatan umat muslim. Ustadz Ade Syafei sendiri telah memaafkannya.

"WNA menyadari akan kesalahan yang diperbuat dengan perkataan dan tersebar di medsos karena tidak mengetahui kegiatan tersebut (salawatan tadarus) merupakan kegiatan umat muslim," jelas Dicky.

Frank kemudian dibawa ke Polsek Ciampea untuk dilakukan pendataan terkait kewarganegaraannya dan wawancara. Ustadz Ade Syafei juga hadir.

"Jam 11.00 WIB Pihak Polsek menghadirkan Ustadz Ade Syafei untuk dilakukan mediasi dan untuk dilakukan sosialisasi ke warga masyarakat bahwa WNA sudah meminta maaf akan kejadian yang telah diperbuat dan tidak akan mengulangi," paparnya.

Sementara polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak reaktif dan tidak terprovokasi atas kejadian itu. Polisi juga menghubungi tokoh-tokoh masyarakat sekitar, di antaranya MUI tingkat desa agar kejadian itu tidak melebar ke mana-mana.

Aksi marah-marah bule Frank ini terekam video dan menjadi viral di media sosial. Frank mendatangi rumah Ustaz Ade Syafei karena merasa terganggu dengan salawat dan tadarusan melalui pengeras suara di Musala Nurul Jadid.

Frank menyebut salawatan itu 'karaoke'. Dia juga mendatangi rumah sang ustaz dan mengancam akan memblok jalan ke musala.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (2/6) kemarin. Namun, kejadian itu telah dimediasi oleh polisi dan kedua pihak telah saling memaafkan.

Ekel Sembiring // 2018-06-03 15:22 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Pengusaha Toko Elektronik Ditemukan Tewas di Kamar Mandi di Bilah Hilir
2020-02-21 20:59 WIB
Harga Masker Mahal di Indonesia, HMI Sumut Minta Pemerintah Awasi Permainan Mafia Masker
2020-02-19 09:57 WIB
Miris! BHL PT Hari Sawit Jaya Dikerjakan Secara tidak Manusiawi, Ini Videonya
2020-02-19 00:08 WIB
Terkait Dua Puluhan Siswa Ditampari Kasek SMAN 2 Bilah Hilir, Anggota Komisi 4 DPRD Labuhanbatu Angkat Bicara
2020-02-18 21:03 WIB
Kasek SMAN 2 Bilah Hilir Hukum Siswa Main Tampar, Wali Murid Berang
2020-02-18 12:38 WIB
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Karo Periode 2018-2022 Resmi Dilantik
2020-02-17 21:19 WIB
Ratusan Massa Pendukung Asmui Hadiri Sertijab Kades Sei Tampang
2020-02-17 11:14 WIB
Polres Sergai Tembak Pengedar Inex 6587 Butir Seberat 1109 Saat Ops Antik Toba 2020
2020-02-15 12:29 WIB
Beredar Video Sebutkan Dimedan Sudah Ada Pasien Suspect Corona, Ini Kata RSUP Haji Adam Malik
2020-02-15 12:12 WIB
Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Orang Pengguna Narkoba
2020-02-14 14:34 WIB
Tinjau Taman Nasional Gunung Merapi, Presiden Jokowi Lepasliarkan Sepasang Elang Jawa dan Tanam Pulai
2020-02-14 13:57 WIB
Mengenal Sosok Yusiani Gurusinga Calon Wakil Wali Kota Batam Jalur Independen
2020-02-14 13:46 WIB
Ini Indentitas Sopir Mobil yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Pohon di Jalan Jamin Ginting
2020-02-14 13:31 WIB
Berhasil Tangkap Perobek Al-Qur’an, Polrestabes Medan : Tidak Ada Tempat yang Coba Ganggu Kondusifitas Kota Medan
2020-02-14 11:44 WIB
Tabrak Pohon, Sopir Mobil Tewas Terbakar di Jalan Jamin Ginting
2020-02-14 11:19 WIB
MUI Medan Apresiasi Polisi Setelah Berhasil Tangkap Pelaku Perobek Al-Qur’an
2020-02-14 10:59 WIB
Warga Temukan Mayat Lansia dalam Becak di Medan
2020-02-13 18:24 WIB
Polisi Berhasil Bekuk Perobek Al-Qur’an di Jalan Medan
2020-02-13 17:49 WIB
Ditanya Aksi Tandingan Demo Save Babi, Edy Rahmayadi : Sudah Jangan Ditanya Lagi, Lebih Baik Kita Besarkan Lyodra
2020-02-13 14:11 WIB
Dinas Kesehatan Sumut Tengah Observasi 83 Orang yang Terindikasi Virus Corona
2020-02-13 13:34 WIB