Sentimen di Twitter Pasca-Debat, Jokowi Lebih Positif dari Prabowo

Foto: Capres dan Cawapres Usai Debat


Sipayo.com - Media sosial terlihat riuh di momen sebelum, saat hingga setelah debat perdana Pilpres 2019, salah satunya Twitter. Setelah debat, sentimen penghuni Twitter dianalisis dan hasilnya terlihat Jokowi lebih positif dari Prabowo.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina, Ika Karlina Idris PhD, menganalisis percakapan di twitter pasca debat menggunakan social network analyzer Netlytic. Analisis dilakukan pada kurun waktu 07.10 WIB hingga 22.40 WIB, Kamis (17/1) kemarin.


Analisis awal, Ika menyatakan Prabowo-Sandiaga Uno lebih banyak dibicarakan dibanding Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Dalam kurun waktu itu, puluhan ribu tweet tersebut terdiri dari populasi sebanyak 1,34 juta jumlah kata. Hasil analisis menggunakan text and social network analyzer Netlytic menunjukkan bahwa kata 'prabowo' lebih banyak disebut daripada kata 'jokowi'. Kata 'prabowo' terdapat dalam 25.941 tweet dan disebut sebanyak 31.407 kali. Sementara kata 'jokowi', meski lebih banyak disebut dalam postingan, yakni sebanyak 27.363 tweet, namun jumlah penyebutan katanya lebih sedikit, yakni 30.699 kali," kata Ika dalam analisis tertulisnya, Jumat (18/1/2019).

Selain percakapan mengenai pasangan capres-cawapres, Ika melanjutkan, percakapan di twitter juga didominasi oleh diskusi seputar materi debat, performa para kandidat, ataupun meme terkait debat tadi malam. Beberapa tagar yang digunakan dalam percakapan ini yang tidak terkait sama sekali dengan kedua kandidat misalnya #debatpilpres2019 (sebanyak 8.780 kemunculan kata) dan #curhatpiplres2019 (sebanyak 3.281 kemunculan kata). "Adapun percakapan mengenai debat yang mendominasi ternyata paling banyak seputar isu korupsi (15.405 kata), penegakan hukum dan hak asasi manusia (7.601 kata), serta terorisme (1.801 kata)," ujar Ika.

Ika juga menganalisis sentimen terhadap kedua pasangan pascadebat. Ika menjelaskan metodenya sebagai berikut:

Unit analisis yang diambil adalah 'kata' di mana populasi kata yang yang terkumpul dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni: 1. Jokowi (termasuk semua tweet yang menyebut kata Jokowi, Maaruf, Amin dan kombinasinya); dan 2. Prabowo (termasuk semua tweet yang menyebut kata Prabowo, Sandi, dan kombinasinya). Adapun sentimen yang dinilai terbagi tiga, yakni: 1. positif (jika dengan lugas menyatakan dukungan misanya #2019pilihjokowi atau #17aprilpilihprabowo); 2. negatif (jika dengan lugas menyatakan kritik atau ejekan seperti #prabowotakutdebat atau #raportmerahhamjokowi); dan 3. netral (jika kata hanya menyebut nama kandidat tanpa kombinasi kata lain, misalnya 'jokowi', 'prabowo', atau 'sandi').

Hasilnya adalah sebagai berikut:

Pada kategori ini, pasangan nomor dua Prabowo-Sandi lebih banyak disebut, yakni sebanyak 55,06% atau 73.040 kata. Sementara penyebutan pasangan nomor urut satu Jokowi-Amin dalam kategori ini berjumlah 44,93% atau 59.593 kata. Akan tetapi, sentimen positif lebih banyak ditujukan kepada pasangan Jokowi-Amin, yakni 59,7% atau sebanyak 16.255 kata. Sisanya, sebanyak 40,29% sentimen positif ditujukan ke pasangan Prabowo-Sandi. Sentimen negatif yang ditujukan kepada pasangan nomor satu terbilang sangat sedikit, hanya sebesar 6 kata atau sekira 0,76%. Sementara 99,23% sentimen negatif (775 kata) ditujukan kepada Prabowo-Sandi. Adapun lima tagar dalam kategori sentimen positif yang paling banyak digunakan pendukung paslon nomor 01 di Twitter adalah #jokowiaminmenangdebat, #jokowimembangundesa, #debat01jokowi, #01jokowilagi, dan #debatkemenanganjokowi.

Sementara itu, pendukung paslon nomor 02 paling banyak menggunakan tagar #prabowoindonesiamenang, '#2019prabowopresidenri, #nobardebatprabowomenang, #prabowosandi, #2019prabowsandi. Tagar dengan sentiment negatif yang paling banyak menyerang pasangan Prabowo-Sandi yakni #halahprabowohalu, #prabowogakpengalaman, dan #prabowopelanggarham.

Ekel Sembiring // 2019-01-18 15:03 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Plt Bupati Labuhanbatu Apresiasi Kinerja Kejari
21:02 WIB
Kepala Bappeda Labuhanbatu Meninggal Dunia, Andi Suhaimi Mengusung Jenajah
20:52 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Lepas Keberangkatan 386 Calon Jema’ah Haji Kloter 10
2019-07-21 12:50 WIB
Miris! Rumah Karyawan BUMN PTPN 4 Ajamu 1 Tak Layak Huni
2019-07-20 16:16 WIB
PTPN 4 Ajamu 1 tidak Peduli Lingkungan ke Sekolah Membuat Siswa Bermandikan Debu
2019-07-18 19:55 WIB
Tim Polda Sumut Geledah Kantor Keuangan Labura dan Labusel
2019-07-18 14:14 WIB
Pemkab Labuhanbatu Terima Mahasiswa/i USU Laksanakan KKN-PPM
2019-07-18 13:04 WIB
Polsek Bilah Hilir Diminta Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Negeri Lama
2019-07-17 20:04 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Kegiatan IISMEX di Jakarta
2019-07-17 15:43 WIB
Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Rokok Luffman
2019-07-17 15:35 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Kirim 40 Orang Ikuti KTNA
2019-07-15 19:21 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Berikan Motivasi Pada Peserta Didik
2019-07-15 19:10 WIB
Ini Pidato Lengkap Visi Indonesia Jokowi
2019-07-14 23:37 WIB
Ada Rumor  Kades  Pecandu Narkoba, Camat Diminta Usul ke Bupati Lakukan Test Urine Kepala Desa di Labuhanbatu
2019-07-14 18:24 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Serahkan SK CPNS
2019-07-14 12:25 WIB
IMKA Arih Ersada FE UMI Medan Gelar Aksi Baksos ke YKPC GBKP ALPHA OMEGA
2019-07-13 19:31 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Konfercab PDIP
2019-07-13 18:02 WIB
Partai PDIP Konfercab, Dahlan Bukhari Pimpin DPC Labuhanbatu
2019-07-13 17:54 WIB
Jalan Ke PMKS Cisadane di Portal Warga Labuhanbatu
2019-07-12 18:30 WIB
Heboh! Seorang Nenek di Labuhanbatu Ini Menghilang 3 hari Dibawa Jin Cantik, Begini Ceritanya
2019-07-11 19:31 WIB