Terkait Adanya Dugaan Mark Up, Warga Minta Semua Penyimpangan Kades Selat Besar Dibongkar

Foto: Plank Pemerataan Jalan di Dusun Selat Cina, Desa Selat Besar yang Judul Plank dan Pengerjaan Berbeda/(Joko W)


Sipayo.com - Terkait adanya dugaan mark up yang dilakukan oleh Kepala Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara tentang pengerjaan fisik pemerataan badan jalan di Dusun Cinta Karya sepanjang 2000 meter dan lebar 3 meter sebagaimana diberitakan Sipayo.com, Rabu (7/8) menuai respon postif dari masyarakat desa tersebut.

Beberapa warga desa tersebut berinisial DD, AB dan L mengucapkan terimakasih kepada wartawan Sipayo.com yang telah memberitakan penggunaan anggaran dana desa yang diduga selama ini terindikasi dimanfaatkan untuk dikorupsi oleh para pemgelola anggaran dana desa tersebut.


"Kami ucapkan terimakasih pada bapak telah membongkar dan memberitakan kinerja aparatur terkait di desa kami. Bukan baru kali ini saja penggunaaan dana ADD tak beres di desa kami, tetapi tahun-tahun lalu juga begitu," sebut DD kepada Sipayo.com, Kamis (8/8) di Bilah Hilir.

Menurut DD, perbedaan judul proyek dan  pengerjaan di lapangan sangat jelas dan nyata adanya indikasi pembohongan publik.

"Tujuan kepala desa kami anggap seolah-olah pengerjaan jalan itu baru dibuat. Apa kami semua atau orang lain dianggap bodoh!," ujar DD.

"Tapi tolong Pak pengerjaan yang tahun lalu yaitu tahun 2017 di masa masih Pjs desa ini si sekdes juga bapak ungkap semua. Kami siap mendukung Pak," timpal si AB dan dibenarkan oleh LN yang turut mengatakan pengerjaan ADD di desa itu selama ini syarat penyimpangan.

"Saya yakin Pak, jika aparatur penegak hukum bekerja secara serius mengusut penggunaan ADD dan dana desa di desa kami ini pasti masuk penjara mereka yang menyalahgunakan anggran itu. Jujur saja Pak, tidak percaya kami terhadap kinerja Inspektorat dan dinas terkait yang menaungi kinerja kepala desa," ujar LN dengan logat bataknya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Labuhanbatu Zaid Harahap SH, dikonfirmasi Sipayo.com via selular  diminta tanggapannya tentang adanya dugaan mark up anggaran dana pengerjaan perataan badan jalan dan beda judul proyek dan realisasi pengerjaan mengatakan akan turun ke lapangan dan melakukan croscek tentang hal itu.

"Kita akan turun ke lapangan. Akan kita tanyakan ada tidak musyawarah dusun itu. Karena pengadaan alat tidak perlu pakai subplayer, tetapi seharusnya warga desa itu yang rapat siapa warga yang bisa mencarikan alat berat untuk pengerjaan itu," jawab Zaid ketika disinggung tentang adanya keterlibatan warga Meranti Paham, Kecamatan Panai Hulu sebagai penyedia alat berat.

Diminta ketegasannya tentang beda judul proyek dan  pengerjaan di lapagan, Zaid pun merasa heran kenapa bisa seperti itu.

"Judulnya pembuatan badan jalan, teyapi pengerjaannya hanya pemerataan badan jalan, begitu kan? Ya kita akan turun ke lapangan dan akan kita minta kejelasan dari TPKnya," sebut Zaid.

Dipemberitaan sebelumnya Kepala Desa Selat Besar Purwanto mengatakan alat berat yang digunakan (motor grader) untuk pemerataan badan jalan itu melalui subplayer bernama Andi warga Meranti Paham.

Sebagaimana kutipan berita Sipayo.com kemarin Kepala Desa Selat Besar Purwanto, dikonfirmasi Sipayo.com di ruang kerjanya, Selasa (6/8) membenarkan adanya pengerjaan fisik di Dusun Cinta Karya.

"Ya baru itu yang dikerjakan Mas. Yaitu pemerataan badan jalan, anggarannya kalau gak salah Rp39 jutaan," ungkap Purwanto.

Ditanya mengapa di plangkat tertulis Rp41.938000, tetapi di plang proyek tertulis Rp40.000.000, Purwanto malah pura-pura bingung dan memanggil serta menanyakan hal itu kepada Ida selaku kaur keuangan desa itu.

"Oh ya Pak, yang Rp 1.983.000,- itu untuk honor TPK pak," celetuk Ida.


Foto: Plangkat Anggaran Dana Desa, Desa Selat Besar.


Ditanya kembali apa wajar pembiayaan sebesar itu hanya untuk pemerataan jalan sepanjang 2000 meter tersebut, Purwanto berkilah alat itu dihitung biayanya dikenakan perjam.

Disoal berapa perjamnya biaya alat tersebut, dan bagaimana hitungan rinciannya Purwanto terdiam tidak  bisa menjelaskan. Saat disoal mengapa judul proyek dan pengerjaan itu berbeda, lagi-lagi Purwanto pura-pura bingung.

Diminta menunjukkan bukti kontrak dengan subplayer, Purwanto tidak bisa juga memberikannya. Purwanto hanya mengatakan subplayernya bernama Andi warga Meranti Paham.

Disinggung ada info yang didapat wartawan Sipayo.com, bahwa alat yang dipakai untuk penggrederan (motor Grader) didatangkan dari PT Hari Sawit Jaya, Purwanto membantah hal itu.

"Gak bener itu Mas. Alatnya yang menyediakan si Andi. Manalah mungkin program CSR kita pakai untuk kerja di desa kita dari dana desa," kilah Purwanto.

Sore harinya, dikonfirmasi kembali via WA siapa yang mencari subplayer, TPK atau kepala desa, hingga berita ini dikirimkan Purwanto tidak berkenan memberikan balasan. (Joko W)

Ekel Sembiring // 2019-08-08 19:46 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Judi Tebak Angka di Wilkum Polres Labuhanbatu Merajalela
2019-09-14 23:30 WIB
Budianto Surbakti dan Baltasar Tarigan Mendaftarkan Diri Menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Karo
2019-09-14 14:32 WIB
Mengenal Deleng atau Gunung di Wilayah Karo
2019-09-14 12:07 WIB
Pertandingan Sepak Bola Pemkab Labuhanbatu dan Kodim Berlangsung Hangat
2019-09-13 21:12 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Harapkan Petani dan Peternak untuk Terus Berinovasi
2019-09-13 21:02 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu Bagikan Masker Secara Gratis
2019-09-13 20:49 WIB
Kades Bilah: Belajar Bertanggung Jawab Terhadap Penggunaan Anggaran Negara
2019-09-13 18:05 WIB
Cerita Rakyat: Rumah Sipitu Ruang dan Adat Tepung Tawar
2019-09-12 14:38 WIB
Presiden RI ke-3 Tutup Usia
2019-09-11 18:57 WIB
Bocah yang Mendadak Viral Akhirnya Diasuh Kapolres Labuhanbatu
2019-09-11 18:05 WIB
Pemkab Labuhanbatu Kembali Berduka Atas Kepergian Edi Gani Ginting
2019-09-11 15:38 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu: Tidak Ada Orang yang Miskin Gara-gara Bersedekah
2019-09-11 15:17 WIB
Tabrakan di Tol Bengkauheni Lampung, 2 Warga Durinrugun Tewas di Tempat
2019-09-11 09:18 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu: Anak-anak Ini Adalah Mutiara yang Harus Bersinar
2019-09-10 17:41 WIB
Sambut 10 Muharram, DPC PDI Perjuangan Labuhanbatu Santuni Anak Yatim
2019-09-10 16:43 WIB
Santuni Puluhan Anak Yatim, Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan 10 Muharram di Desa Sei Tampang
2019-09-10 16:29 WIB
Kades Selat Besar: Cegah Narkoba Giatkan Olah Raga Lewat Turnamen Bola
2019-09-09 19:53 WIB
Plt Bupati Labuhanbatu: Ayo Olahraga, Dimana Saja, dan Kapan Saja
2019-09-09 18:48 WIB
Cerita Rakyat: Perselihi
2019-09-09 15:17 WIB
Himapol Indonesia: Realisasikan Pembangunan Jalan Tol Medan-Berastagi
2019-09-09 14:14 WIB