5 Cara Menghilangkan Lemak di Kaki Secara Alami

5 Cara Menghilangkan Lemak di Kaki Secara Alami
Memiliki tubuh ideal ternyata bukan hanya di gambarkan dari ukuran lengan, pinggang, dan pinggul. Tetapi, hal ini juga dapat terlihat dari bentuk kaki. Keberadaan bentuk kaki yang lebar dan terdapatnya timbunan lemak, khususnya pada bagian paha, dan betis akan membuat kesan indah pada tubuh akan sirna.
Untuk mendapatkan bagian kaki indah, banyak juga yang melakukan sedot lemak karena prosesnya dianggap singkat. Namun, sedot lemak juga tentu dapat menimbulkan resiko seperti gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh, alergi, bahkan infeksi.
Agar hal rumit seperti itu tidak terjadi, maka berikut ini adalah beberapa tips cara menghilangkan lemak di kaki yang dapat anda terapkan secara alami.
1. Genetika
Bila salah satu dari orang tua memiliki pergelangan kaki yang besar, faktor genetika setidaknya dapat dianggap menjadi salah satu alasan untuk hal ini. Beberapa wanita kerap terlahir dengan sendi pergelangan kaki yang besar, otot betis yang besar atau keduanya. Meski Anda tidak dapat mengubah genetika, tapi sebagai solusi Anda dapat mengalihkan perhatian dengan menerapkan berbagai latihan olah raga untuk membentuk betis yang ideal.
2. Berat Badan
Ketika berat badan naik, begitu juga jumlah simpanan lemak di kaki akan semakin banyak. Hal ini dapat terjadi oleh gravitasi yang menarik bagian lemak tubuh ke arah pergelangan kaki dan betis. Sebagai solusi untuk mengatasi hal ini, sebaiknya anda menurunkan berat badan dengan cara yang sehat melalui diet dan olahraga. Dengan melakukan olahraga secara rutin akan membantu menghilangkan cankles. Cobalah olahraga seperti lompat tali atau berlari.
3. Retensi Cairan
Bila suatu ketika pergelangan kaki Anda tiba-tiba membengkak, hal itu mungkin disebabkan oleh retensi cairan, baik karena sodium intake atau kehamilan yang dapat menyebabkan darah berkumpul di pergelangan kaki. Sebagai solusi kompreslah kaki Anda untuk meredakan pembengkakan yang terjadi secara cepat. Namun, Anda juga perlu memperhatikan diet. Fokuskan diri untuk menghindari makanan yang kaya natrium. Misalnya, makanan olahan dan cepat saji. Mencegah dehidrasi melalui asupan cairan yang cukup juga dapat membantu mencegah retensi cairan.
4. Penyakit
Berbagai penyakit seperti ginjal, gagal hati, gagal jantung, dan pembekuan darah dan masalah medis lainnya bisa mengakibatkan retensi cairan meningkat, terutama di sekitar pergelangan kaki. Sebagai solusi, bila Anda mengalami berbagai gejala lain yang mengkhawatirkan, seperti kelelahan, perubahan buang air kecil, mual atau sesak nafas, maka segeralah kunjungi dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut.
5. Obat-obatan
Beberapa obat-obatan seperti antidepresan, obat tekanan darah, dan hormon berupa pil KB dapat menyebabkan pembengkakan di pergelangan kaki. Sebagai solusi, jika pergelangan kaki mulai membengkak setelah mengkonsumsi obat-obatan ini, maka sebaiknya bicaralah dengan dokter tentang efek samping yang mungkin terjadi karena akibat dari obat-obatan yang Anda konsumsi. Mungkin dalam hal ini dokter dapat meresepkan obat merek lain yang lebih baik bagi tubuh Anda.