Hadiri Perayaan Natal, Menpan-RB Disambut Tarian Adat Karo

Hadiri Perayaan Natal, Menpan-RB Disambut Tarian Adat Karo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi menghadiri Perayaan Natal 6 Paroki Keuskupan Agung Medan (KAM) di Wisma Deli Husada, Delitua, Minggu (28/12/2014) lalu. Saat kehadirannya, Menpan-RB disambut dengan landek Karo atau tarian adat khas suku Karo.
Perayaan Natal yang dihadiri sekitar 8000 umat tersebut juga dihadiri oleh Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo, Ketua DPRD Medan Hendri Jhon Hutagalung,  Kapolresta Medan AKBP Nico Afinta Karo-karo, Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan, Uskup Agung Medan Mgr Anicetus B Sinaga OFMCap dan puluhan pastor, Ketua Yayasan RSU Sembiring Delitua Johannes Sembiring, serta sejumlah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menpan menyampaikan 5 pesan Natal kepada umat, sekaligus berharap agar masyarakat tetap mendukung program kerja pemerintah Jokowi untuk perbaikan hidup yang labih baik lagi bagi seluruh raykat Indonesia. Tanpa bantuan dan dorongan serta masukan dari
masyarakat, pembangunan dan program kerja Presiden Jokowi tidak akan
sempurna dan berhasil.
“Ada lima hal pesan natal yang perlu saya sampaikan, pertama, Natal hendaknya memberi harapan baru kepada kita semua. Kedua, Natal hendaknya dapat mengajarkan kita hidup sederhana. Ketiga, Natal hendaknya dapat menyadarkan kita untuk mengingat sang pencipta kita. Keempat, Natal hendaknya dapat menjalin kebersamaan kita dengan sesama, dengan masyarakat lainnya serta hidup dengan bergotongroyong. Kelima, Natal hendaknya dapat mendorong jiwa kita untuk kesetiakawanan  sosial untuk menolong orang banyak,” tegas Menpan.
Pada kesempatan tersebut Menpan juga menerima Uis Gara, kain khas Suku Karo dari Ketua Umum dan Sekretaris Umum panitia Natal 6, Drs Johannes Sembiring dan Drs Cawir Titus Tarigan.
Uskup Agung Mgr Anicetus B Sinaga dalam kotbahnya menegaskan Natal hendaknya mendatangkan terang Kristus di tengah-tengah keluarga. Keluarga diharapkan terhindar dari dunia narkoba dan pergaulan seks bebas yang kini kian menghancurkan generasi muda.