Pesinetron Marissa Tarigan Luncurkan Single Perdana

Pesinetron Marissa Tarigan Luncurkan Single Perdana
Pesinetron Marissa Christ Hari Tarigan atau yang lebih dikenal dengan nama Isya Jeeperson kini mencoba peruntungan di dunia tarik suara melalui single perdananya yang berjudul Ga Lagi Lagi.
Pada saat peluncuran single terbarunya itu, wanita kelahiran Medan, Sumatera Utara, 25 Maret 1992 mengakui tarik suara memang hal sangat baru bagi dirinya. Dara berdarah Suku Karo tersebut juga mengaku sama sekali tak pernah kursus vokal dan hanya bermodalkan kebiasaan nyanyi di kamar mandi maupun nyanyi karaoke bersama keluarga.
“Ketika nyanyi di tempat karaoke, ternyata ada yang suka suaraku. Tapi tetap saja ia meminta agar aku belajar nyanyi. Sampai akhirnya satu saat ke studio Mas Pay dan pilih lagu Gak Lagi Lagi sebagai single,” ujar Isya di Jakarta, Rabu (21/1/2015).
Meski sedang dalam tahap belajar bernyanyi, Isya mengakui tidak pernah mengalami kesulitan dalam membawakan lagu itu. Dia juga mengaku saat membawakan lagu tersebut, dirinya sangat menikmati dan menghayati.
Ketika disinggung apakah dengan terjun ke dunia musik Isya bakal meninggalkan sinetron? Isya mengaku, tetap akan terjun ke dunia sinetron maupun musik secara bersamaan.
“Kalau memang rezekinya di sinetron ataupun nyanyi kenapa keduanya tidak diambil? Saya siap berbagi waktu untuk keduanya,” kata bintang sinetron Panji Laras dan Raden Kian Santang tersebut.
Seperti diketahui, Isya Jeeperson adalah seorang pesinetron yang memulai karir sebagai model di majalah Aneka Yess! sebagai Coverguest di tahun 2009, ia kemudian mulai mendapat banyak tawaran untuk bermain sinetron, film, iklan, model videoklip dan FTV.
Isya Jeeperson lahir dari kedua orangtua berdarah Suku Karo dari pasangan Irian Bakti Tarigan (ayah) dan Rosani Ginting (ibu), ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dengan dua orang kakak, yaitu Yuni Trisuhartika dan Debby Hari Mahardika.
Menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Danau Singkarak, Isya kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 7 Medan. Pendidikan menengah atas kemudian dia tempuh di SMA Primbana School. Setelah tamat SMA, ia kemudian merantau ke Jakarta untuk melanjutkan studi di Universitas Dr Moestopo Beragama.