Inilah 5 Hacker Dianggap Paling Berbahaya di Dunia

Inilah 5 Hacker Dianggap Paling Berbahaya di Dunia

Dunia online saat sekarang dianggap menjadi suatu media yang teramat penting. Berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari perusahaan, instansi pemerintah maupun swasta kesemuanya sudah mulai merambah media online. Hal ini dilakukan tentu dengan suatu tujuan, yakni agar semua masyarakat dapat dengan mudah mengetahui informasi terkait instansi tersebut, khususnya informasi umum yang memang layak untuk diketahui publik.
Seiring dengan makin canggihnya teknologi internet, ternyata memerlukan pengawasan khusus, terutama pengawasan terhadap data-data yang dianggap penting terhadap suatu perusahaan atau instansi tertentu. Dengan demikian, maka peranan pengawas atau penjaga online sangat dibutuhkan oleh perusahan-perusahaan tertentu.
Adapun tugas dari para penjaga online ini adalah untuk menjaga data yang disimpan di server agar terjaga keamanannya, sehingga tidak mudah diketahui orang yang tidak berhak yang umum disebut dengan istilah peretas atau hacker. Umumnya mereka yang bertugas di bagian penjagaan tersebut merupakan orang-orang yang memiliki kemampuan mumpuni pada bidang dunia internet.
Terkadang para hacker ini bertujuan untuk mencuri atau merusak sistem internet dengan tujuan-tujuan tertentu. Apakah hanya ingin sekedar mencuri data penting bahkan ada juga yang sengaja ingin merusak sistem online suatu perusahaan tertentu.
Kejadian peretasan bukanlah isapan jempol belaka, seperti yang baru-baru ini terjadi, yakni kasus Sony Pictures dan Malaysia Airlines. Dua perusahaan ini dibobol situs resminya oleh peretas tak bertanggung jawab.
Terkait dengan kegiatan peretasan yang kerap terjadi terhadap situs-situs internet, hingga saat ini ada beberapa nama hacker yang paling ditakuti. Berikut ini adalah daftar 5 hacker yang dianggap paling berbahaya seperti yang dihimpun Sipayo.com dari situs bussinessinsider.com:
1. Andrian Lamo
Pria berusia 33 tahun yang dikenal dengan julukan The Hacker Homeless ini merupakan salah satu hacker yang paling ditakuti. Julukan The Hacker Homeless disematkan kepadanya lantaran ia kerap melancarkan aksinya melalui kedai kopi maupun perpustakaan. Andrian mendapat pengakuan sebagai salah satu hacker paling ditakuti di dunia lantaran pernah membobol jaringan komputer milik The New York Times, Google, Yahoo!, dan Microsoft. Aksi Andrian akhirnya terungkap pada tahun 2003 silam, lantaran dirinya terjebak dalam sistem jaringan komputer milik korbanya, yakni koran New York yang dia bobol setahun sebelumnya.
2. Jeanson James Ancheta
Jeanson James Ancheta adalah seorang hacker yang memiliki nama samaran Resilient. Pria asal California, Amerika Serikat ini pernah dituduh mengendalikan komputer milik tentara sekaligus telah mingirim sejumlah besar pesan tak penting di internet. Tahun 2004 lalu, dia juga dituding telah mengambil kendali lebih dari 500.000 komputer, termasuk komputer militer AS dan menggunakan kekuatan gabungan mereka untuk mencatat situs utama. Tahun 2005 silam, ketika salah satu klien jasanya diketahui merupakan seorang agen FBI.

3. Astra
Hacker yang dikenal dengan nama samaran ASTRA ini tidak pernah teridentifikasi secara terbuka. Meski demikian, ia telah menjadi ahli matematika ketika ditangkap pada tahun 2008 silam. Saat ditangkap otoritas Yunani menuduhnya telah menyusup ke sistem perusahaan penerbangan, Dessault Grup selama hampir setengah dekade.
Saat menjalankan aksinya, ia dituduh telah mencuri informasi teknologi senjata tentang jet tempur dan pesawat militer lain milik perusahan itu. Informasi tersebut kemudian dia jual kepada 250 orang Timur Tengah, Brazil, Prancis, Jerman, Italia, dan Afrika Selatan.
4. Owen Thor Walker
Owen Thor Walker atau yang dikenal dengan nama AKILL ini pernah dijatuhi hukuman bersalah atas enam kejahatan online. Dia dituduh sebagai pemimpin jaringan peretas internasional sejak usia 18 tahun. AKILL dinyatakan telah memasuki 1,3 juta komputer dan menyusup ke rekening bank milik orang-orang tersebut untuk mengambil uang mereka. Dia juga mulai belajar meretas komputer sejak usia 13 tahun di rumahnya. Saat sekarang AKILL bekerja sebagai penasihat perusahaan keamanan online.
5. Kevin Poulsen
Kevin Poulsen yang memiliki nama lain Dark Dante ini adalah orang Amerika  pertama yang dilarang menggunakan komputer dan internet setelah dibebaskan dari penjara. Poulsen menjadi peretas melalui saluran telepon. Dia jadi terkenal saat menyusup ke dalam saluran radio KIIS FM di Los Angeles dan menjadi pemenang mobil Porsche. Dia tertangkap dan dipenjara selama lima tahun serta dilarang menggunakan internet dan komputer selama tiga tahun usai bebas dari penjara.