Penyebab Sojin Meninggal Diduga Karena Depresi

Penyebab Sojin Meninggal Diduga Karena Depresi
Kabar meningganya Sojin, yakni salah satu personel Baby Kara pada 24 Februari 2015 kemarin, kini tengah menghiasi media sosial di Indonesia. Berbagai ungkapan belasungkawa bermunculan terhadap perempuan cantik dari grup musik yang terkenal dengan lagu berjudul Jumping tersebut.

Menurut kabar yang mengemuka, penyebab Sojin meninggal dunia diduga karena bunuh diri. Penyanyi kelahiran 25 Mei 1992 tersebut disebut-sebut bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 10 sebuah apartemen.

Seperti yang dilaporkan Hankook Finance, pada pukul 2 siang waktu setempat, Sojin ditemukan pingsan di taman apartemen tersebut. Pejalan kaki yang menemukannya lantas menelepon polisi. Bahkan disebutkan pula, Sojin masih sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dalam perjalanan.

Sejauh ini DSP Media telah mengeluarkan sebuah konfirmasi tentang kejadian mengejutkan tersebut. “Kami baru saja mendengar kabar kematian itu hari ini. Ini benar-benar sangat disayangkan. Kami akan melakukan apapun yang kami mampu untuk membantu keluarganya,” demikian pernyataan yang dilansir DSP Media.

Hingga saat ini, kematian Sojin masih akan terus diinvestigasi oleh pihak kepolisian Korea. Salah satu hal terpenting adalah mencari sebab dari kasus ini. Salah satu faktor kuat yang diduga menjadi faktor kematian Sojin adalah lantaran perasaan depresi dari sang penyanyi itu sendiri.

Hingga berita ini dimuat Sipayo.com beragam ucapan belasungkawa masih mengalir deras di media sosial terkait kematian Sojin. Bahkan di Twitter taggar #RIPSojin tampak menjadi trending topik.