45 Persen Pengguna Smartphone Ternyata Pernah Selingkuh

45 Persen Pengguna Smartphone Ternyata Pernah Selingkuh
Ketika pasangan Anda terlalu sering menggunakan smartphone atau tablet, sudah saatnya harus mulai waspada. Sebab bukan tidak mungkin, ponsel pintar yang dapat mempermudah penggunanya untuk berkomunikasi dalam berbagai media ini, justru dapat membuat penggunanya lebih rentan untuk selingkuh.

Hal tersebut terungkap dari hasil survei yang dilakukan oleh situs kencan online, Victoria Milan yang saat ini tengah booming di Eropah. Berdasarkan hasil survei tersebut, didapatkan hasil sekitar 45 persen pengguna ponsel pintar ternyata pernah selingkuh.

Pemicu terjadinya perselingkuhan bagi para pengguna smartphone adalah karena tersedianya berbagai macam aplikasi media sosial di platform Apple App Store dan Google Play tersebut.

Beberapa aplikasi media sosial seperti Snapchat dianggap sebagai salah satu pemicu perselingkuhan bagi penggunanya. Secara umum aplikasi media sosial ini sering digunakan untuk mempublikasikan foto-foto pribadi kepada sesama pengguna lain, keberadaan foto tersebut secara otomatis langsung terhapus.

Menurut informasinya, Snapchat dinilai sebagai salah satu aplikasi yang sangat membantu penggunan ponsel pintar yang berselingkuh dari pasangan masing-masing.

Selain itu, seperti yang dirilis situs Business Insider, beberapa aplikasi lain yang bisa mendukung terjadinya perselingkuhan, diantaranya Vaulty Stocks, Ashley Madison, TigerText, SlyDial, hingga Invisible Text.

Meski demikian, situs kencan online, Victoria Milan tak menyebutkan berapa jumlah orang yang mengikuti survei tersebut, begitu juga dengan platform yang dipakai. Apakah Android atau iOS.

Sementara itu, keberadaan media sosial dan pesan instan bukanlah pertama kali disebut-sebut sebagai pemicu selingkuh. Di Italia, WhatsApp sempat disebut-sebut sebagai penyebab 40 persen kasus perceraian.

“Media sosial telah memicu pengkhianatan di Italia dengan membuatnya menjadi kegiatan yang lebih mudah untuk dilakukan. Pertama, melalui berkirim pesan SMS, kemudian Facebook, dan sekarang WhatsApp, sebuah paltform yang sedang diganderungi oleh banyak orang,” kata Gian Ettore Gassani, Presiden The Italian Assocation of Matrimonial Lawyers pada suatu kesempatan beberapa waktu yang lalu.