Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan
Secara umum perempuan biasanya ingin kembali tampil langsing setelah melahirkan sibuah hati. Dalam hal ini, menyusui merupakan hal yang dianggap paling baik untuk mempercepat turunnya berat badan. Hal ini sudah terbukti, sebab saat memberikan ASI sekaligus akan turut mengeluarkan hormon-hormon tertentu pada tubuh untuk 12 bulan pertama setelah melahirkan.
Hormon tertentu dalam tubuh yang tutur dikeluarkan dari dalam tubuh melalui ASI akan membantu rahim kembali ke bentuknya sebelum kehamilan. Sebagai intinya, ketika menyusui, apa pun yang dikonsumsi oleh sang ibu, semua makanan tersebut akan diproses menjadi ASI dan bayi akan mengambil alih makanan tersebut dari dalam tubuh sang ibu.
Selain menyusui, cara lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi berat badan adalah dengan mengikuti program diet dan berolahraga. Meski demikian, hal ini harus dipastikan dilakukan dengan cara yang sehat dan aman. Ibu yang baru melahirkan dapat melakukan olahraga 40 hari setelah masa persalinan. Tentu dalam hari ini harus memilih olahraga yang tidak terlalu berat.
Berikut ini adalah beberapa tips menurutkan berat badan setelah melahirkan, dimana berbagai cara yang dapat diterapkan ini, tentunya dilakukan secara alami, sehingga tidak akan berdampak buruk terhadap kesehatan Anda dan bayi, ketika Anda akan mencoba menerapkannya. Berikut adalah tips selengkapnya:
Menyusui
Para ahli berpedanpat bahwa kegiatan menyusui akan membantu ibu yang baru melahirkan untuk menurunkan berat badan. Selain itu, dengan memberikan ASI sekaligus dapat membakar sekitar 500 kalori per hari. Dengan memberikan ASI kepada bayi juga akan turut mengeluarkan hormon-hormon tertentu pada tubuh dalam jangka waktu 12 bulan pertama setelah melahirkan. Keluarnya hormon-hormon ini juga turut akan membantu rahim kembali ke bentuknya semula sebelum kehamilan.
Minum banyak air
Sebagian para ahli berpendapat, dengan mengonsumsi lebih banyak air dapat membantu menurunkan berat badan. Minumlah paling sedikit 10 sampai 12 gelas air setiap hari, tentunya secara bertahap. Mencukupi kebutuhan cairan juga akan mencegah Anda dari dehidrasi. Selain itu, minum air juga akan turut membantu tubuh Anda agar tetap segar.
Makan secara seimbang
Mengingat Anda baru saja menjadi seorang ibu, maka sangat tidak diperkenankan untuk menerapkan diet ketat. Anda harus dapat memastikan bahwa apa yang Anda konsumsi itu sehat, bergizi dan seimbang.  Pasalnya, apa yang masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi komposisi ASI.  Menu makanan yang seimbang harus mencakup buah-buahan, sayuran, daging, ikan, rendah lemak, dan produk susu.
Olahraga
Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga penting untuk dilakukan. Meski demikian, olahraga yang dimaksud bukan dalam arti Anda harus pergi ke gym, tapi cukup dengan melakukan aktivitas ringan bersama dengan bayi Anda. Sebagai contohnya, dengan menggendong bayi atau mengajak jalan bayi dengan kereta dorong.
Makanlah hanya ketika lapar
Cobalah untuk menahan atau membatasi mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jahat seperti gorengan. Dan jangan sekali-kali Anda melewatkan waktu makan, hanya karena ingin cepat langsing. Ingat, Anda sedang menyusui dan bayi perlu mendapatkan nutrisi penuh dari ASI Anda. Rencanakan apa yang ingin ada makan dan makanlah dalam jumlah kalori yang cukup.