Jessica Iskandar Hamil Duluan Sebelum Menikah

Jessica Iskandar Hamil Duluan Sebelum Menikah
Tabir teka-teki pernikahan antara Jessica Iskandar dengan Ludwig Franz Willibald, kini semakin terang benderang. Melalui acara Speak Up! Pesbukers ANTV, Senin (9/3/2015) perempuan yang akrab disapa Jedar tersebut mengungkap semua kisah cintanya dengan Ludwig.

Menurut Jessica Iskandar, ia kali pertama bertemu dengan Ludwig di sebuah restoran di Jakarta. Pertemuan awal tersebut terjadi pada tahun 2012 yang lalu. Awal tatapan pertama begitu menggoda, ia akhirnya berpcaran dengan pria asal Jerman tersebut.

“Dari kenalan, pacaran, sampai menikah, saya nggak tahu dia keturunan mana, bangsawan mana. Dia terlihat seperti orang biasa saja. Dia tinggal di kos-kosan di Kuningan. Malah, dia lebih sering numpang di rumah saya,” kata Jessica Iskandar.

Jessica juga menampik bahwa selama ini banyak orang beranggapan bahwa dirinya memacari Ludwig lantaran status bangsawannya. Seperti diketahui belakangan, pria tersebut memang berasal dari keluarga terpandang di negara asalnya.

Pada awalnya, Jessica hanya mengetahui bahwa suaminya tersebut bekerja di perusahaan online shop. Ketika bersama, Ludwig pun tak pernah memberinya barang-barang mewah. Hanya charger handphone yang diberikan Ludwig saat dirinya berulang tahun.

Saat menjalani hubungan yang penuh kasih sayang dan perhatian dari Ludwig membuat Jessica Iskandar terlena. Dirinya sangat menikmati kebersamaan tersebut, sehingga akhirnya ia hamil sebelum menikah. Kehamilan yang tak direncanakan tersebut seketika langsung membuat bintang film Dealova tersebut dan keluarga jadi panik.

Lebih lanjut Jessica mengatakan, dirinya bersama kakaknya dan Ludwig akhirnya memutuskan untuk pergi ke Gereja Yesus Sejati. Mereka bertemu dengan seseorang bernama David yang mengaku sebagai pengurus gereja. Kepada David, mereka kemudian mengungkapkan keinginan untuk melakukan pemberkatan pernikahan. Keduanya kemudian menanyakan hal apa saja yang harus dipersiapkan.

“Dia (David) mengiyakan. Bisa, nggak ada masalah. Beberapa waktu kemudian, dia menelepon kakak saya dan bilang kalau suratnya sudah bisa diambil. Karena jadwal pemberkatan di gereja full, kita tinggal ambil surat saja. Sekitar 12 November 2013,” ujarnya.

Setelah urusan mengenai pemberkataan tersebut usai, Jessica dan Ludwig akhirnya mencatatkan pernikahan mereka di catatn sipil. Urusan administrasi pun rampung. Mereka pergi menghabiskan waktu di Bandung dan Lombok.

Mengingat kehamilannya semakin membesar, beberapa bulan setelah itu Jessica kemudian pergi ke Amerika Serikat. Maksud kepergiannya tersebut adalah untuk menutupi kehamilannya dari media di Indonesia.

Di AS, dia tinggal di rumah kakaknya. Seluruh biaya hidup sampai biaya persalinan ditanggung sendiri. Sebab, menurut janjinya, Ludwig akan menyusul istrinya tersebut ke Negeri Paman Sam. Namun janji tersebut, ternyata tak ditepati.

“Orang waktu itu masih sayang sama saya. Tapi, saat saya di Amerika, tujuh bulan saya berjuang sendirian untuk anak saya. Dia tidak datang,” jelasnya.

Meski tak menempati janji, Jessica masih percaya bahwa ayah anaknya itu akan menyusulnya. Namun hingga melahiran dan kembali ke Indonesia, tidak ada Luwig di sampingnya. Sebaliknya, setelah di tanah air, Jessica justru baru mengetahui bahwa suaminya tersebut ternyata telah kembali ke Jerman.

Saat ini sidang terkait dengan pembatalan nikah yang dilayangkan Ludwig kepada Jessica terus bergulir. Dia mengungkapkan sangat terterkan dan sedih karena tidak menyangka bahwa orang disayang tega berbuat seperti demikian.

“Yang saya tahu, cinta itu indah. Dia selalu ada untuk saya, ada di samping saya. Ternyata, saya kemakan cinta itu sendiri. Saya menanggung deritanya sendiri,” ungkapnya.

Lebih lanjut Jessica juga mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir dirinya dengan suaminya terjadi pada bulan Januari lalu. Sebelumnya, Ludwig menghubunginya untuk menanyakan kabar anaknya, El Barrack Alexander.