Zona Berbahaya Sinabung Diperluas Menjadi 6 Kilometer

Zona Berbahaya Sinabung Diperluas Menjadi 6 Kilometer
Luncuran awan panas yang diperkirakan semakin berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar, membuat zona berbaya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara diperluas dari sebelumnya 5 kilometer menjadi 6 kilometer. Perluasan zona berbahaya ini ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada, Minggu (15/3/2015).
Penambahan radius zona berbahaya dilakukan karena luncuran awan panas yang semakin berpotensi mengancam warga. Jarak luncuran awan panas guguran yang terjadi pada Gunung Sinabung semakin menjauh dari puncak gunung, luncuran awan panas ini semakin jauh khususnya ke sektor selatan dan tenggara yang terjadi sejak tanggal 5 Maret 2015 lalu.
Berdasarkan pantauan PVMBG pembentukan kubah lava pada puncak gunung semakin cepat, selain itu volume kubah lava juga semakin membesar, sehingga memungkinkan luncuran awan panas dan guguran kubah lava semakin menjauh.
PVMBG tetap menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak memasuki zona berbahaya yang telah ditetapkan, mengingat aktivitas kegempaan juga masih tinggi dan fluktuatif.
Seperti diketahui, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara sudah meletus sejak 15 September 2013 lalu, dan hingga kini belum berhenti terus mengeluarkan awan panas. Sementara itu, warga 3 desa yang berada di kaki gunung, diantaranya Desa Sukameriah, Simacem, dan Bakerah dinyatakan sebagai desa tidak aman, sehingga warga dari ketiga desa ini harus direlokasi.

Zona Berbahaya Sinabung Diperluas Menjadi 6 Kilometer