Lahar Dingin Sinabung Semakin Mengkhawatirkan

Lahar Dingin Sinabung Semakin Mengkhawatirkan
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih terus bergejolak. Selain aktivitasnya yang cenderung meningkat dalam kurun beberapa hari terakhir, hujan deras yang kerap terjadi belakangan juga turut menyebabkan sering terjadinya banjir lahar dingin dari puncak gunung yang telah mengalami erupsi sejak September 2013 itu.

Seperti yang terjadi pada Rabu (1/4/2015) kemarin, hujan deras yang mengguyur kawasan puncak Gunung Sinabung mengakibatkan terjadinya aliran lahar dingin di sejumlah titik di Desa Sukatendel, Kecamatan Tiganderket. Akibat derasnya aliran lahar dingin yang disertai dengan material batu dan berbagai jenis kayu yang turun dari puncak gunung, angkutan umum Selamat Jalan yang membawa penumpang dari Kabanjahe menuju Kutabuluh sempat terbawa aliran lahar dingin tersebut.

Saat kejadian, bus bernopol BK 7927 SC tersebut hendak melewati kawasan, tiba-tiba datang aliran lahar dingin dengan deras. Sontak membuat para penumpang menjerit dan ketakutan. Beruntung semua penumpang dan awak bus selamat dari kejadian naas tersebut.

Terkait potensi lahar dingin Sinabung yang semakin mengkhawatirkan, seorang penggiat sosial media sekaligus pemerhati Karo Alexander Firdaus Meliala menghimbau kepada pihak terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo agar lebih pro aktif lagi memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya lahar dingin Sinabung yang sewaktu-waktu dapat mengintai keselamatan warga.

“Mengingat potensi lahar dingin Sinabung dapat mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, maka sudah sepatutnya pihak terkait, khususnya BPBD Kabupaten Karo lebih pro aktif lagi memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya yang sewaktu-waktu dapat timbul. Kita sangat menyayangkan kejadian seperti yang dialami bus Selamat Jalan kemarin terulang lagi dimasa-masa yang akan datang,” ujar Alexander melalui pesan singkatnya kepada Sipayo.com.

Selain itu, Alexander juga menghimbau agar pihak terkait membuat plang peringatan di beberapa titik di sejumlah ruas jalan yang berpotensi dialiri lahar dingin. Menurutnya hal itu penting agar masyarakat tidak melintasi kawasan tersebut pada saat hujan. “Sebab dikhawatirkan banjir lahar dingin setiap saat bisa menimpa badan jalan yang dilalui kenderaan,” ujarnya

Alexander juga menghimbau kepada warga masyarakat agar memilih jalan laternatif ketika kondisi jalan utama memang tidak memungkinkan untuk dilalui, yakni Jalan Batukarang-Jandimeriah, baik dari Kecamatan Kutabuluh dan sebagian dari Kecamatan Tiganderket menuju Kabanjahe.