Apa Itu Yang Dimaksud Dengan Google Alphabet?

Apa Itu Yang Dimaksud Dengan Google Alphabet?
Sipayo.com – Kehadiran Alphabet sebagai induk usaha raksasa internet Google langsung menjadi heboh diperbincangkan oleh berbagai kalangan di seluruh dunia. Bahkan lebih mengejutkan lagi, beberapa media merilis berita dengan judul yang sensasional dengan menyebut bahwa pasca kehadiran Alphabet, keberadaan Google kini telah ‘membubarkan’ diri.
Alphabet memang kini menjadi suatu fenomena yang benar-benar mengejutkan berbagai kalangan. Tidak tanggung-tanggung, bahkan dua pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin langsung menanggalkan posisinya sebagai petinggi Google dan kemudian hijrah sebagai pemimpin Alphabet. Page yang akan menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Brin sebagai presiden. Sedangkan CEO Google akan dijabat oleh Sundar Pichai.
Lalu apa sebenarnya Alphabet, sehingga duo pendiri Google sendiri menanggalkan jabatannya di Google, sementara kini menjabat sebagai Presiden dan CEO Alphabet?
Alphabet beroperasi sebagai induk usaha dari sejumlah perusahaan yang lebih kecil, termasuk Google, yang akan terus fokus pada produk internet. Sementara, Android, YouTube, mesin pencari, dan iklan akan tetap menjadi bagian dari Google Inc.
Departemen lain akan dipisahkan dari sub-perusahaan, seperti fokus riset Life Sciences (kontak lensa Google), Google X Lab (driverless cars, Google Glass, drone delivery), dan Calico. Sedangkan Google Ventures dan Google Capital akan menjadi bagian perusahaan Alphabet yang independen.
Perusahaan Alphabet akan mempertahankan pemimpinnya saat ini. Nest akan dipimpin oleh Tony Fadell, Sidewalk Labs dipimpin Dan Doctoroff, dan Calico dipimpin Arthur Levinson. CEO YouTube Susan Wojcicki mulai saat ini akan melaporkan kinerjanya kepada Pichai.
Brin akan tetap memimpin Google X sebagai tugas tambahannya sebagai presiden Alphabet. Eric Schmidt akan menjadi direktur eksekutif Alphabet.
“Kami tidak bermaksud menjadikan hal ini sebagai brand konsumen besar dengan produk-produk terkait. Poin keseluruhannya adalah perusahaan Alphabet harus mandiri dan mengembangkan brand mereka sendiri,” jelas Page.
Kinerja Google selama ini cukup menggembirakan. Pada kuartal lalu, Google membukukan penjualan senilai 17,7 miliar dollar AS, di mana 90 persen di antaranya dikontribusikan oleh iklan dari mesin pencari, situs partner, YouTube, dan Android.