Buah Markisa Karo Mulai dikembangkan di Minahasa Sulawesi Utara

Buah Markisa Karo Mulai dikembangkan di Minahasa Sulawesi Utara

Sipayo.com – Jootje Kawengian warga Rinegetan, mulai mengembangkan Markisa Karo di Minahasa. Ia mulai mengembangkan tanaman ini di kebun miliknya di Desa Masarang, Minahasa, Sulawesi Utara.

Jootje Kawengian mendapatkan bibit Markisa dari berastagi, Kabupaten Karo, sewaktu dia melaukan perjalanan pelayanan ke daerah ini, ketika mau pulang selalu diberi oleh-oleh markisa.

“Saya kan pernah pelayanan di sana beberapa kali, dan tiap kembali, mereka memberikan oleh-oleh buah markisa,” Ucap Jootje Kawengian seperti dikutip sipayo.com dari tribunmanado, Rabu (5/8/2015).

Awalnya Jootje Kawengian tidak bermaksud mengembangkan buah jenis merambat ini, namun seleh sering diberikan oleh-oleh maka dia mulai berpikir untuk mengembangkannya.

“Setelah sekian kali saya diberikan oleh-oleh markisa, akhirnya saya berpikir untuk mengembangkan buah markisa di Minahasa, dan saya tanya cara pembibitannya, dan coba di sini (Minahasa),” ujarnya.
Pada tahun 1999 upaya Jootje Kawengian mengembangkan markisa Karo mulai menunjukkan hasil dimana biji yang disemaikan ternyata tumbuh.

“Tak sampai satu tahun, sudah menghasilkan buah, dan tidak terlalu lama, buahnya sudah matang dan siap untuk dipanen,” Ucap Jootje

Menurutnya memilihari tanaman markisa tidak membutuhak biaya mahal karena tidak membutuhkan perawatan khusus, yang terpenting meyipakan tempatnya menjalar.

Saat ini dirinya sudah memiliki 10 pohon yang bisa menghasilkan 400 buah siap panen dalam seminggu.Jootje Kawengian menjualnya ke pasar dengan harga Rp.1500/buah.

Pengembangan buah markisa karo sudah dibicara bersama Deprindakop Minahasa, Jootje Kawengian juga sudah membagikan bibit kepada petani.

“saya berencana akan kembali ke Karo untuk mempelajari penanaman dan pengolahan buah ini” Ucap Jootje Kawengian.