Cara Mengenali Gejala Awal 4 Jenis Kanker

Cara Mengenali Gejala Awal 4 Jenis Kanker
Tidak jauh berbeda dengan penyakit lain, kanker juga ternyata memiliki gejala dini. Apabila masyarakat dapat mengetahui gejala itu dengan cepat, maka peluang agar kanker bisa dikendalikan semakin besar.

Dari berbagai laporan pengendalian kanker di negara maju telah membuktikan, gejala dan deteksi dini meningkatkan jumlah kasus yang berhasil ditemukan dalam stadium dini. Dengan angka tersebut, sekaligus dapat pula meningkatkan kasus kanker yang berhasil ditangani.

Pendapat demikian pernah diungkapkan oleh Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Cz Heriawan Sujono, pada konferensi pers World Cancer Day di Jakarta.

“Data kami menunjukkan, pengetahuan gejala dan deteksi dini telah meningkatkan jumlah kanker yang bisa diketahui pada stadium dini. Kanker payudara meningkat sebesar 34 persen, sementara pada kanker nasofaring, ada peningkatan sebesar 17 persen. Seperti diketahui, keduanya merupakan kanker dengan jumlah penderita terbesar,” katanya.

Menurutnya, berikut merupakan gejala dan deteksi dini untuk empat jenis kanker yang akhir-akhir ini semakin kerap terjadi di Indonesia.

1. Kanker serviks (mulut rahim)

Gejala klinis:
Pendarahan setelah berhubungan seksual
Pendarahan selain dalam siklus menstruasi
Pendarahan setelah menopause
Keluar cairan atau keputihan berlebih

Deteksi dini :
Pemeriksaan pap smear atau IVA secara rutin (6-12 bulan sekali). Khusus untuk IVA yang menggunakan asam asetat, masyarakat bisa melakukannya di bidan.

2. Kanker usus besar (kolorektal)

Gejala klinis :
Pendarahan lewat dubur dan gangguan buang air besar
Nyeri perut, muntah-muntah, tidak nafsu makan, penurunan berat badan

Deteksi dini:
Melakukan screening dengan cara:
Colok dubur
Tes darah pada tinja
Sigmoidoskopi, kolonoskopi
Barium enema dengan kontras ganda

3.  Kanker nasofaring

Gejala klinis
Telinga berdengung dan terasa penuh pada satu sisi
Daya pendengaran berkurang
Mimisan, ingus bercampur darah, hidung terus tersumbat, pilek pada satu sisi, kelenjar getah bening leher membesar, juling, penglihatan ganda

Deteksi dini:
Keluhan pada telinga dan hidung tidak kunjung sembuh dengan pengobatan standar.

4. Kanker payudara

Gejala klinis :
Benjolan pada area payudara dan ketiak. Sekitar 80-90 persen benjolan berukuran 1 sentimeter dapat teraba pasien
Tanda sekunder: kulit di area payudara berkerut seperti jeruk, kemerahan, kulit atau puting tertarik ke dalam
Keluar cairan abnormal dari payudara
Ulserasi (luka)

Deteksi dini:
Sadari (periksa payudara sendiri) secara rutin. Payudara ditelusuri dengan ujung jari rapat sambil berdiri.

Gejala dan deteksi dini terkait kanker tentu harus diketahui masyarakat. Pengetahuan keduanya diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli dan rutin memeriksakan tubuhnya. Gejala yang diketahui sejak awal akan meningkatkan peluang pengendalian kanker.