Debu Erupsi Gunung Sinabung Kembali Selimuti Berastagi

Debu Erupsi Gunung Sinabung Kembali Selimuti Berastagi
Erupsi Gunung Sinabung kembali terjadi, Selasa (04/08/2015) pagi hingga sore. Debu vulkanik dan guguran awan panas Sinabung yang meluncur ke arah Timur-Tenggara, menyebabkan Kota Berastagi kembali diselimuti debu erupsi, serta beberapa desa yang masih berada di Kecamatan Berastagi.
Akibat debu erupsi yang menyelimuti Kota Berastagi, membuat masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah terpkasa mengenakan masker pengaman agar terhindar dari debu vulkanik Sinabung.
“Sampai sore tadi (Selasa, 4/8/2015) debu vulkanik di Berastagi cukup tebal masih kelihatan beterbangan. Namun masyarakat yang berjualan dan pengemudi angkutan kota masih beraktivitas seperti biasa,” ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Jhonson Tarigan kepada wartawan.
Data yang diperoleh, pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Sinabung mengalami kabut dan asap putih tebal dengan ketinggian 200 meter. Teramati guguran lava pijar sejauh 700-1.500 meter ke arah Tenggara-Timur.
Pada pukul 11.11 WIB, awan panas guguran sejauh 2.500 meter ke sektor Tenggara-Timur, tinggi kolom abu vulkanik 1.500 meter. Kemudian, pukul 06.00-12.00 WIB, asap putih tebal setinggi 200-500 meter. Terjadi satu kali Awan Panas Guguran kearah Timur-Tenggara, jarak luncur 2.500 meter dan tinggi kolom abu vulkanik 1.500 meter.
Sejauh ini, jumlah pengungsi erupsi Gunung Sinabung tercatat sebanyak 11.114 jiwa atau 3.152 kepala keluarga (KK) dan masih ditempatkan di 10 lokasi penampungan di Kabanjahe.
Ke-10 lokasi pengungsian itu, yakni Jambur Lau Buah Batu, Paroki Gereja Katolik Kabanjahe, Gedung Serbaguna KNPI Kabanjahe, Gedung Serbaguna GBKP Kabanjahe, Jambur Sempajaya, Gudang Jeruk Surbakti, Jambur Tongkoh, Jambur Korpri, Jambur Tanjung Mbelang, dan GPDI Ndokum.
Selain itu, penduduk yang telah diungsikan itu berasal dari 11 desa, yakni Desa Gurukinayan, Tiga Pancur, Pintu Besi, Sukanalu, Berastepu, Desa Jaraya, Desa Kutatengah, Desa Sigarang-garang, Desa Mardingding, Desa Kutagugung, dan Desa Kutarayat.