7 Kiat Menjadi Seorang Istri yang Romantis

7 Kiat Menjadi Seorang Istri yang Romantis
Sipayo.com – Tidak dapat dipungkiri bahwa hal romantis ternyata sangat berperan penting dalam mendukung keharmonisan kehidupan rumah tangga. Bila Anda merasa belum memilikinya, maka jangan khawatir sebab sifat romantis ternyata dapat dipelajari dengan mudah.
Ada fakta yang perlu diketahui dan teramat mencengangkan, menurut data yang ada, disebutkan bahwa angka perceraian di Indonesia telah mencapai rekor tertinggi se-Asia Pasifik. Melalui rilis yang dikeluarkan situs BKKBN, disebutkan jumlah perceraian di Indonesia setiap tahunnya mencapai lebih dari 200 ribu kasus.
Dari rilis yang dipublikasikan oleh Relationship Coach Indra Noveldy, salah satu penyebab terjadinya perceraian adalah kurangnya sifat romantis. Bagi Anda yang tidak lahir dengan sifat ini, jangan keburu khawatir akan pernikahan yang berujung perceraian. Indra menjelaskan bahwa sifat romantis bisa dipelajari dengan mengikuti tips di bawah ini.
1. Niat & Tak Mudah Menyerah
Kenyataannya, banyak pasangan yang langsung menyerah dengan kehidupan pernikahan di awal tahun pernikahan. Padahal, ketika ingin mempelajari sifat romantis, yang paling utama adalah niat yang kuat dan sifat pantang menyerah.
2. Mengerti Kebutuhan Pasangan
Mengetahui kebutuhan pasangan yang sebenarnya merupakan salah satu sifat romantis. Sayangnya, kebanyakan istri atau suami justru berakhir dengan asumsi sendiri mengenai hal yang dibutuhkan oleh pasangannya.
3. Lupakan Konsep ‘Terima Apa Adanya’
Konsep ini sering menjadi ‘senjata utama’ saat pasangan menghadapi konflik. Menurut Indra, konsep ini justru salah karena membuat orang tak mau berusaha untuk menjadi yang terbaik bagi dirinya dan pasangannya.
4. Gunakan Konsep ‘P.I.S.I.K’
P.I.S.I.K merupakan kepanjangan dari Partner, Istri, Sahabat, Ibu, Kekasih. Konsep ini membuat seseorang untuk pintar memainkan peran dalam kehidupan rumah tangganya. Peran istri sebagai seorang sahabat sangat penting karena membuat suami menjadi lebih terbuka mengenai segala hal.
“Jika pasangan Anda memiliki sahabat terdekat dan itu bukan Anda. Saya bisa bilang bahwa pernikahan Anda sedang bermasalah,” tambah Indra.
5. Jangan Tunggu Momen
Satu hal yang juga tak kalah penting adalah, jangan menunggu momen romantis itu datang dengan sendirinya. Anda harus kreatif dan menciptakan waktu romantis sendiri.
6. Sesuaikan Ekspektasi
Lupakan konsep romantis seperti dalam film-film drama. Setiap pasangan memiliki caranya sendiri untuk mengungkapkan kasih sayang. Berusaha terlalu keras atau memiliki ekspektasi ‘ketinggian’ hanya akan membuat kecewa.
7. Jangan Jadi ‘Pembunuh Berdarah Dingin’
Ungkapan ini ditujukan bagi para istri yang secara sadar atau tidak ‘menyepelekan’ usaha suami saat berlaku romantis. Menurut Indra, sikap (yang kebanyakan dilakukan wanita) ini merupakan penyebab hilangnya sisi romantis pada pria.