Alasan Mengapa Pimpinan DPR Tidak Pantas Temui Donald Trump

Alasan Mengapa Pimpinan DPR Tidak Pantas Temui Donald Trump
Sipayo.com – Kehadiran Setya Novanto yang juga Ketua DPR dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di acara konferensi pers bakal calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump membuat heboh masyarakat Indonesia. Banyak kalangan menilai kehadiran kedua petinggi DPR RI tersebut di acara Trump dianggap tidak tepat.
Salah satu yang tampil terdepan memberi kritik terkait kehadiran Pimpinan DPR di acara Donald Trump tersebut adalah Imam Besar Masjid New York, Imam Shamsi Ali. Ada beberapa poin yang disampaikan kritikan terhadap Pimpinan DPR yang ditulisnya melalui akun Facebook.
Sebagai Pimpinan DPR ada dua hal alasan Shamsi, mengapa Setya Novanto dan Fadli Zon tidak pantas menemui Donal Trump diacara konfernsi pers.
“Mungkin secara protokoler seorang ketua DPR hadir dalam acara kampanye seorang kandidat presiden di negera orang salah. Jangankan dalam acara kampanye. Menemui kandidat saja di musim kampanye oleh seorang pejabat negara perlu diwaspadai. Kehadirannya dapat dianggap dukungan kepadanya. Ini jelas tidak etis dan juga merugikan Hubungan kedua negara ke depan karena Indonesia akan dianggap partisan.” Demikian ditulis Shamsi.
Lebih lanjut Shamsi menulis, bahwa Ketua DPR sejajar dengan Speaker of the House bila di Amerika Serikat. Posisinya di urutan ketiga setelah presiden dan wakilnya.
“Saya melihat cara penerimaan Donald Trump sangat merendahkan ketua DPR kita. Diterima kurang dari 5 menit dan ditinggalkan begitu saja setelah dikenalkan ke pendukungnya. Rasanya terlalu rendah bangsa ini ketika pejabat tinggi diperlakukan seperti itu oleh seorang Donald Trump.” Tulis Shamsi lebih lanjut.
Selain Shamsi, Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) juga turut menggap kunjungan Setya Novanto ke Amerika sudah jelas dan transparan. Namun menurutnya perilaku dari Ketua DPR tersebut memang tidak pas.
“Memang publik menilainya tidak pas, tidak pantas. Kalau pandangan kami sebagai anggota DPR RI. Setiap pimpinan dan anggota DPR yang keluar negeri pasti punya alasan yang berbeda-beda dan tujuannya jelas dan transparan,” ujar Ibas saat jumpa pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jl.Kramat Raya, Jakarta, Minggu (6/9/2015).
“Tetapi ada yang tidak pas jika dalam pertemuan-pertemuan itu ada perilaku yang tak pas,” lanjutnya.
Diketahui tujuan sebenarnya Ketua DPR, Setya Novanto ke Amerika Serikat yaitu mempimpin delegasi 14 orang untuk menjalani sejumlah agenda di New York, Los Angeles, dan Washington DC. Salah satunya hadir di Inter Parliamentary Union (IPU) ke-4 tanggal 31 Agustus sampai 2 September 2015.