Cara Mengolah Kolang Kaling yang Benar jadi Makanan

Cara Mengolah Kolang Kaling yang Benar jadi Makanan
Sipayo.com – Kolang-kaling adalah salah satu makanan favorit saat perayaan hari-hari besar keagamaan, baik saat Bulan Ramadhan dan atau Tahun Baru. Selain dijadikan menjadi bahan baku berbagai manisan, kolang-kaling juga kerap disajikan dalam bentuk es sebagai menu makanan saat berbuka puasa.
Makanan tradisional yang hampir dikenal di seluruh Nusantara ini berasal dari biji buah pohon aren. Setelah melakoni berbagai proses dan dimasak, buah aren yang pada dasarnya dapat menyebabkan rasa gatal tersebut akan menghasilkan biji kolang-kaling yang berwarna putih, kenyal, dan juga segar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sipayo.com dari berbagai sumber, biji kolang-kaling ternyata memiliki banyak nutrisi yang terkandung didalamnya, terutama serat dan mineral. Setiap 100 gram kolang-kaling mengandung energi 27 kkal, proteian 0,4 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 6 gram, serat 1,6 gram, kalsium 91 mg, fosfor 243 mg, dan zat besi 0,5 mg. Tingginya kandungan mineral seperti kalsium, zat besi dan fosfor pada biji kolang-kaling, ketika dikonsumsi akan menjaga tubuh agar tetap bugar dan menyehatkan.
Meski begitu sangat besar manfaat kolang-kaling bagi kesehatan tubuh, namun kebanyakan orang malas untuk mengolah sendiri buah kaling-kaling, seperti misalnya dibuat menjadi es campur atau es kolang-kaling yang segar. Salah satu kendalanya adalah karena terkadang kolang-kaling yang diolah sendiri akan terasa keras dan tidak enak.
Untuk mengatasi hal yang tidak diinginkan tersebut, maka berikut ini akan disajikan tips cara bagaimana mengolah kolang-kaling agar menjadi empuk, kenyal dan tentu saja akan terasa enak rasanya ketika dinikmati.
Untuk mendapatkan kolang-kaling yang empuk dan enak setelah diolah, pilihlah kolang kaling yang masih muda. Ciri-ciri kolang kaling yang masih muda yaitu bentuknya pipih, lebar dan tipis serta putih agak transparan warnanya. Rasanya empuk dan sedikit agak kenyal.
Cara menghilangkan lendir kolang kaling
Kolang-kaling yang berlendir ini biasanya terjadi karena saat pengolahan awal, direndam menggunakan air mentah. Untuk menghilangkan lendirnya, cukup dengan cara mencuci kolang-kaling beberapa kali dengan air bersih kemudian tiriskan.
Cara menghilangkan bau asam kolang kaling
Jika kolang-kaling yang Anda beli baunya agak asam, coba rendam kolang-kaling dengan air bekas cucian selama 1-2 jam. Setelah itu bilas dengan menggunakan air bersih hingga kesat.
Cara merebus kolang kaling agar empuk dan wangi
Agar kolang kaling menjadi lebih empuk dan wangi aromanya, rebus kolang-kaling dengan daun pandan dan daun jeruk purut. Hasilnya adalah selain empuk, kolang-kaling juga jadi beraroma wangi.

Cara menyimpan kolang kaling agar awet dan tahan lama
Kolang kaling yang sudah direbus bisa disimpan di lemari es. Letakkan dalam wadah yang bertutup. Cara ini bisa membuat kolang-kaling tahan disimpan selama beberapa hari.