Danau Toba Gagal Masuk Geopark Dunia Karena Pemprovsu Kurang Serius

Danau Toba Gagal Masuk Geopark Dunia Karena Pemprovsu Kurang Serius
Sipayo.com – Danau Toba dikabarkan gagal menjadi salah satu Geopark Dunia di Badan PBB UNESCO. Salah satu faktor penyebab kegagalan ini karena Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kurang serius dalam proses menjadikan Danu Toba menjadi Geopark dunia.
 
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Pakar Geologi Indonesia (DPGI) Ir Jonathan Ikuten Tarigan, kepada media, seperti dikutip sipayo.com pada hariansib, Jumat (25/9/2015).
 
Menurut Ir Jonathan Ikuten Tarigan faktor yang menjadi penyebab gagalnya Danau Toba menjadi Geopark dunia, selain lobby dan birokrasi antar negara adalah Pemprov Sumut juga tidak serius dalam proses pengajuan geopark toba.
 
“Bayangkan, sudah tahu tim asesor sebagai penilai akhir, akan datang ke Sumut, eh badan pengelola geopark Toba bahkan sekretariat yang harusnya disinggahi dan ditinjau tim pun tak ada” Ujar Ir Jonathan
 
Ir Jonathan Ikuten Tarigan yang juga merupakan salah satu anggota Tim Pakar Tim Percepatan Geopark Toba mengatakan dirinya sudah pesimis bahwa Danau Toba diterima sebagai salah satu geopark dunia, setelah melihat personil tim assesor yang diturunkan UNESCO dari Jepang bukan yang berkompeten penuh.
 
“Setahu saya asesor finalnya adalah Prof Ibrahim Komoo (dari GGN perwakilan Asia di Malaysia) atau Margaret Patzak yang menjadi tim penentu” Ujar Tarigan
 
Kabar kegagalan masuknya Danau toba menjadi Geopark dunia menjadi tanda tanya besar, pasalnya objek batu karst Gunung Sewu (Jawa Tengah) yang tak ada apa-apanya dibanding Danau Toba justru lolos diterima sebagai Geopark Dunia.
 
“Bayangkan, objek batu karst Gunung Sewu yang tak ada apa-apanya dibanding Danau Toba ,malah lolos mulus menjadi geopark baru,” ujar Ir Jonathan Ikuten Tarigan
 
Kabar gagalnya Danau Toba masuk jadi geopark dunia UNESCO juga diamini oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, Drs Elisa Marbun. Dirinya mengatak  bahwa danau toba buka ditolak tapi karena ada perbaikan yang harus dilakukan seperti struktur dan sebagainya.
 
“bukan karena ditolak atau apa, tapi karena ada perbaikan pada beberapa hal seperti soal struktur dsb untuk diproses ulang pada 2016 nanti” Ujar Elisa
Pengajuan Danau toba sebagai geopark dunia tahun ini merupakan yang kedua kali, dimana pada tahun 2014 juga mengalami kegagalan.