Presiden Jokowi akan ke Karo Membawa Perpres Penanganan Sinabung

Presiden Jokowi akan ke Karo Membawa Perpres Penanganan Sinabung
Sipayo.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) untuk koordinasi penanangan korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera utara.

Kepastian Perpres mengenai penanganan korban erupsi Gunung Sinabung tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/9/2015) sore.

“Melalui Perpres tersebut, Presiden Jokowi telah menunjuk Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung untuk mengkoordinasikan penanganan di lapangan, agar persoalan relokasi dan sebagainya bisa segera diselesaikan oleh pemerintah daerah setempat,” ujar Pramono Anung seperti yang dikutip dari situs setkab.go.id.

Lebih lanjut Pramono mengatakan, setelah Perpres ditandatangani, Presiden juga dalam waktu dekat berencana akan langsung hadir di tengah-tengah para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.

“Presiden dalam waktu dekat akan segera melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Banjarmasin tanggal 23 September, dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Sinabung, kemudian Riau,” kata Pramono Anung.

sementara itu, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung membenarkan jika dirinya telah mendapat perintah lagsung dari Presiden untuk melanjutkan kegiatan relokasi korban bencana Sinabung.

Pangdam menjelaskan, bahwa  370 rumah sudah diselesaikan oleh Kodam 1 Bukit Barisan, yang sesuai dengan target waktunya. Selanjutnya akan dilakukan relokasi tahap 2 dan tahap berikutnya.

“Pada prinsipnya Kodam 1 Bukit Barisan dan juga jajarannya akanmelanjutkan relokasi itu bersama Pemprov Sumut dan Bupati Karo,” terang Lodewyk.

Adapun Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengemukakan, bahwa erupsi terakhir Sinabung yang terjadi pada tanggal 5 September 2015, dengan tinggi erupsi  3500 meter dan luncuran awan panas sejauh  4000m.

“Jadi ini sudah sejak erupsi pertama pada  tahun 2010 yang lalu sekarangpun masih tetap ada erupsi. Oleh sebab itu, tentu Sinabung tetap menjadi perhatian secara nasional,” tegas Erry.