Ini Alasan Playboy Akan Berhenti Memuat Foto Model Tanpa Busana

Ini Alasan Playboy Akan Berhenti Memuat Foto Model Tanpa Busana
Sipayo.com – Majalah Playboy yang dikenal sebagai majalah terpanas di dunia dan senantiasa memuat foto-foto model perempuan tanpa busana pada setiap edisinya berencana akan mengenghentikan ciri khas tersebut dengan alasan bahwa ketelanjangan sudah menjadi hal biasa seiring dengan berkembangnya media internet.

Keputusan memberhentikan pemuatan foto perempuan tanpa busana di majalah Playboy diumumkan langsung oleh Direktur Playboy Enterprise, Scott Flanders dalam artikel di harian New York Times pada Senin (12/10/2015) seperti dikutip kantor berita Reuters.

Dalam artikel tersebut, turut disebutkan bahwa pendiri dan pimpinan redaksi majalah Playboy, Hugh Hefner juga telah turut menyetujui usulan dari editor Cory Jones untuk menghentikan penampilan gambar perempuan telanjang.

Keberadaan foto-foto perempuan telanjang di situs web playboy.com juga telah dicopot demi melancarkan akses ke media sosial seperti Facebook dan Twitter.

“Kini Anda hanya membutuhkan satu klik untuk menemukan segala sesuatu terkait seks seperti yang Anda bayangkan secara gratis. Itu merupakan hal biasa di zaman sekarang,” ujar direktur Playboy Enterprise Scott Flanders.

Strategi baru tersebut ditempuh berkaitan dengan penurunan sirkulasi yang dialami oleh hampir seluruh majalah di dunia termasuk majalah Playboy.

Dengan adanya guyonan lama yang menyebut, orang yang melihat Playboy untuk “membaca artikelnya”, dan untuk saat ini sepertinya itu akan menjadi strategi yang cukup jitu.

Sebagaimana pernah dicatat oleh Times, Playboy tidak melulu soal ketelanjangan, majalah ini juga gemar menyajikan tulisan-tulisan budaya dan politik yang bermutu, dari Miles Davis ke Martin Luther King Jr., ke pendiri Apple Steve Jobs.

“Kalian bisa berargumen bahwa ketelanjangan adalah gangguan untuk kami dan benar-benar mengurangi pembaca kami alih-alih memperluasnya,” ujar Flanders