Foto Ini Dulu Dibeli Rp 26 Ribu di Pasar Loak, Kini Bernilai Rp 66 Miliar

Foto Ini Dulu Dibeli Rp 26 Ribu di Pasar Loak, Kini Bernilai Rp 66 Miliar
Sipayo.com – Seorang warga Freemont, California bernama Randy Guijarro tanpa sengaja membeli sebuah foto lawas di pasar loak seharga 2 dolar (sekitar Rp 26 ribu) pada tahun 2010 lalu. Randy mengaku membelinya karena tertarik melihat latar belakang yang terdapat pada foto.

“Saya membelinya karena tertarik melihat latar belakang foto itu. Saya mengenal tempat itu, di satu kawasan di New Mexico, yang sampai sekarang masih ada. Belum banyak yang berubah. Ada rumah dan pohon dan halaman yang luas,” kata Guijarro Guijarro seperti dikutip dari Daily Mail.

Saat membeli, Guijarro tentu saja tak menyadari bahwa foto yang ia beli itu menampakkan aktivitas dari beberapa anggota The Lincoln County Regulators, gerakan politik yang oleh sejumlah anggotanya kemudian dipelencengkan menjadi kriminal dan namanya disingkat menjadi The Regulators.

Salah satu pentolan The Regulators adalah Billy The Kid, yakni bandit koboi di Amerika Serikat yang merajalela pada masa wild west di abad ke-19.

Nama Billy The Kid sebagai seorang koboi kenamaan saat itu kian berkibar, sebab nyaris tak ada dokumentasi visual terkait dirinya. Wajah Billy cuma bisa didapati di lembaran yang diedarkan aparat keamanan ketika itu.

Bahkan sebelum muncul foto yang diperoleh Guijarro dari pasar loak, banyak yang mengagap bahwa dokumentasi foto Billy The Kid selama ini hanya terdapat satu di dunia, selain lembaran buronan yang digambar ulang berdasarkan foto tersebut secara berulang-ulang.

Namun foto itu ternyata bukan foto satu-satunya. Kagin’s Inc., satu lembaga penelitian di Amerika, mengambil kesimpulan mengejutkan dari selembar foto lain yang diperkirakan bertarikh 1878 yang didapatkan Guijarro dari pasar loak.

“Kami sebelumnya tidak terlalu yakin. Untuk soal ini, kami memang harus benar-benar yakin soal di mana, kapan, bagaimana, dan mengapa foto tersebut diambil. Sekedar mirip saja tak cukup untuk kasus semacam ini,” kata David McCarthy, peneliti dari Kagin’s pada ABC.

“Dan setelah dilakukan beberapa tingkatan penelitian, kami menyimpulkan bahwa foto ini asli. Billy The Kid ada dalam foto. Dia berdiri keempat dari kiri. Berdasarkan beberapa dokumen, kuat diduga, foto anggota The Regulator yang sedang memainkan croquet ini diambil usai kelompok ini merayakan pesta pernikahan anggotanya di New Mexico,” ujar McCarthy.

Ia menambahkan, foto ini, yang bertolakbelakang dibanding foto Billy The Kid yang terlanjur diyakini sebagai satu-satunya di dunia tadi, menunjukkan sisi lain dari seorang bandit terbesar dalam sejarah Amerika klasik. Sisi humanis.

“Ia juga bermain-main. Ia memiliki teman-teman. Ia tidak sepanjang waktu menembak dan membunuh orang,” sebutnya.

Foto langka ini disebut-sebut akan segera dilelang. Nilainya diperkirakan sangat tinggi, mencapai 5 juta dolar atau setara Rp 66 miliar. Sebelumnya, foto pertama sudah terjual seharga 2,3 juta dollar AS pada 2011 lalu.

Billy the Kid sendiri adalah figur terkenal yang mati muda pada usia 21 tahun. Hidupnya yang singkat dipenuhi kejahatan pencurian dan pembunuhan di era koboi abad ke-19 di AS.