Sejarah Singkat “No Bra Day” Atau Hari Tanpa Bra

Sejarah Singkat “No Bra Day” Atau Hari Tanpa Bra
 
Sipayo.com – Hari ini, selasa (13/10/2015), kata “No Bra Day” atau hari tanpa bra begitu populer di dunia maya. #nobraday juga menjadi trending topic dunia pada situs twitter. Sebenarnya apa itu “No Bra Day” dan bagaimana sejarahnya ?
 
Penelusuran sipayo.com, selasa (13/10/2015) dari beberapa sumber, No Bra Day atau hari tanpa bra pertama kali dicetuskan pada tahun 2011, namun belum diketahui secara pasti siapa pertama kali yang mengusulkan.
 
Dikutip sipayo.com pada halaman  middevongazette, Seorang ahli operasi plastik bernama Dr. Mitchell Brown disebut-sebut sebagai orang yang pertama mencetuskan di Toronto, Kanada.
 
Namun pada situs huffingtonpost, Dr. Mitchell Brown adalah pencetus BRA Day bukan No Bra Day. Pada halaman foxnews, disebutkan bahwa penggagas “no Bra day” adalah komunitas pemerhati kanker payudara.
 
Jadi belum jelas siapa sebenarnya yang menjadi pencetus pertama yang membuat No Bra Day. Namun ada kesamaan dari tiga sumber diatas bahwa diadakanya no bra day dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendukung para penderita kanker payudara.
 
Belum jelas apa yang menjadi alasan pemerhati kanker peyudara menggunakan  “no bra day” sebagai bentuk dukungan dan pehatian. Namun diketahui, penggunaan Bra memang salah satu pemicu timbulnya kanker payudara, khusunya bra berkawat.