Tarian Suku Karo di Parade Budaya Nusantara 2015

Tarian Suku Karo di Parade Budaya Nusantara 2015
Sipayo.com – Tarian adat Suku Karo turut tampil pada Parade Budaya Nasional 2015 yang digelar di Lapangan KONI, Kecamatan Sario, Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (29/9/2015).

Tarian yang mewakili Provinsi Sumatera Utara ini dibawakan oleh Rukun Karo Merga Silima di Manado. Jaya Bangun, Ketua Rukun Karo Merga Silima mengatakan, tarian yang dibawakan selama kurang lebih lima menit tersebut biasanya dibawakan pada pesta adat perkawinan Suku Karo.

Menurut Jaya, baju dan aksesoris sepasang pengantin yang turut menari didominasi warna emas. Hal tersebut bermakna mewakili kemakmuran dan rasa sukacita.

“Tarian Suku Karo yang dibawakan di Parade Budaya Nusantara ini adalah tarian kegembiraan. Didalam perkawinan ada sukacita. Umumnya musik yang ditampilkan dalam bahasa Sumatra Utara patam-payam atau yang nada gembira,” katanya.

Selain itu, Jaya juga menambahkan bahwa tarian ini turut menggambarkan kemakmuran Suku Karo yang terkenal dengan hasil bumi pertanian yang melimpah.

“Dalam kemakmuran ada tantangan yang dihadapi. Namun Komunitas Karo tetap harus tangguh dalam melawan segala rintangan,” jelasnya.

Dia pun berterima kasih kepada Brigadir Manguni yang sudah memberikan kesempatan untuk menampilkan tarian khas Sumut untuk lebih dikenal banyak orang.

“Jika digelar kembali, kami akan upayakan ikut. Hal ini juga bertujuan melestarikan budaya bagi kalangan muda-mudi,” tutupnya mengakhiri pembicaraan.

Video Tarian Suku Karo di Parade Budaya Nusantara 2015