Unggah Video Polisi Minta Suap, Adlun Fiqri Malah di Penjarakan

Unggah Video Polisi Minta Suap, Adlun Fiqri Malah di Penjarakan
Sipayo.com – Gerakan #SaveAdlunFiqri kini mengemuka di media sosial Twitter dan Facebook. Para netizen mengecam tindakan pihak Kepolisian yang menahan dan menetapkan status tersangka kepada Adlun Fiqri atas dugaan pidana pencemaran nama baik dan UU ITE. Sebelumnya, Adlun mengunggah video berjudul ‘Kelakuan Polisi Minta Suap di Ternate’ di situs Youtube.

Dari berbagai sumber informasi yang dihimpun Sipayo.com, Adlun Fiqri sebelumnya ditilang oleh pihak Kepolisian, saat Adlun telah mengaku kesalahannya. Namun, sang Polantas justru meminta ‘uang damai’ kepadanya.

Adlun berkata bahwa ia tidak punya uang dan merekam praktik tersebut melalui telepon genggamnya, beberapa saat kemudian korban lalu mengunggah video tersebut ke Youtube.

Saat ini, keberadaan video yang diunggah korban pada Sabtu (26/09/2015) ke Youtube dan Facebook itu kini telah diblokir pihak-pihak yang berkeberatan dan merasa dirugikan.

Atas tindakannya mengunggah video tersebut, Mahasiswa Universitas Khairun Ternate itu ditahan di Mapolres Ternate sejak Senin (28/9/2015) siang. Dia dituduh mencemarkan nama baik institusi dan pribadi polisi.

Kini, di media online muncul petisi agar Kapolri membebaskan Adlun Fiqri. Seperti yang dikutip Sipayo.com, Jumat (2/10/2015) dari lamaan change.org yang dibuat Munaldi Kilkoda, meminta agar Kapolri, Kapolda Maluku Utara, dan Kapolres Maluku Utara untuk membeaskan  Adlun Fiqri Rahmadhani dan sekaligus mengungkap praktek suap Polantas di Ternate.