Gatot dan Pj Walikota Siantar Jadi Tersangka Kasus Bansos Sumut

Gatot dan Pj Walikota Siantar Jadi Tersangka Kasus Bansos Sumut

Sipayo.com
– Gubernur nonaktif Sumatera Utara  Gatot Pujo Nugroho dan Kepala Badan Kesbanglinmas, Eddy Sofyan yang saat ini mejabat Pj Walikota siantar ditetapkan Kejaksaan Agung sebagi tersangka kasus bantuan sosial tahun anggaran 2012-2013 di Provinsi Sumatera Utara.
 
Hal ini diungkapkan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah di kantor kejaksaan agung, Jakart, Senin (2/11/) kemarin kepada media.
 
“kami telah menetapkan dua tersangka. Satu yakni Gatot Gubernur nonaktif dan Eddy Sofyan, Kepala Badan Kesbanglinmas,” ujar Ariminsyah
 
Menurut Arminsyah, penetapan Gatot dan Eddy Sofyan sebagai tersangka setelah melalui proses penyidikan, penyidik sudah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjerat keduanya melakukan tindak pidana korupsi.
 
Setelah ditetapkan sebagai tersangka Gatot dan Eddy sofyan akan diiperiksa kembali oleh kejaksaan sebagai tersangka. Namun belum diketahui kapan, pemeriksaan itu dilakukan.
 
Diketahui, pada tahun 2012 Pemrov SUmut mendapat dana hibah dari pemerintah pusat  sebesar Rp 294 miliar dan bansos Rp 25 Milyar, kemudian pada tahun 2013 kembali mendapatkan dana hibah Rp 2 triliun dan bansos Rp 43 Milyar.
 
Menurut Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Amir Yanto, dana tersebut diduga tidak disalurkan secara tepat sehingga menguntung pihak-pihak tertentu. Satuan kerja yang mengelola dana tersebutpun tidak membuat pertanggunjawaban yang baik sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri.
 
“Akibatnya potensi kerugian negara diperkirakan sebesar Rp. 247 Miliar” Ujar Amir