Pasukan Akhir Zaman Gelar Aksi di Kantor Gubernur Sumut

Pasukan Akhir Zaman Gelar Aksi di Kantor Gubernur Sumut
Sipayo.com – Ratusan massa yang menamakan diri Gerakan Pasukan Akhir Zaman – 313 menggelar aksi di depan kantor Gubernur sumatera Utara, Jalan Dipanegoro Medan, Jumat (13/11/2015). Dalam aksinya tersebut, seluruh massa tampak mengenakan pakaian serba hitam.

Dalam orasinya, Gerakan Pasukan Akhir Zaman 313 menuntut agar Plt Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi menerima Tuan Zubir Amir Bin Amir Abdullah sebagai Al Mahdi Al Muntadzhor.

“Demi kebaikan bersama negeri, Sumatera Utara dan Indonesia, bapak atau tuan menerima Tuan Zubir Amir Bin Amir Abdullah sebagai Al Mahdi AI Muntadzhor. Pengakuan ini harus sendiri, artinya tidak diwakilkan,” ujar Sekjen Himpunan Pemuda Sinar Syahid, M Rizali.

Selain Tengku Erry, Presiden Joko Widodo juga diminta untuk menerima Tuan Zubir Amir Bin AMir Abdullah agar ke depannya, Indonesia dapat terhindar dari bencana alam.

“Untuk keselamatan dan kelimpahan rezeki bagi negeri tercinta dan terhindar dari seluruh bencana, sesungguhnya jika bapak atau tuan bersedia menerima tentu tidaklah lebih mulia Tuan Zubir Amir dan tidak pula hina bagi bapak melainkan kita menjadi kesatuan agar dilimpahkan Allah rezeki,” imbuh dia.

Tuntutan Gerakan Pasukan Akhir Zaman ini bermula ketika pada tanggal 18 Juli 2015 lalu, saat itu WNI asal Kota Medan tengah melaksanakan ibadah di sekitar Masjidil Haram, dengan sengaja diberhentikan secara paksa lalu ditahan selama 28 hari oleh pihak Otoritas Arab Saudi.

Kemudian mereka diusir, dan dari 11 WNI asal Medan tersebut di mana Muhammad Zubir Amir bin Amir Abdullah termasuk didalamnya. Mereka tidak bisa dijerat atau disentuh oleh segala macam bentuk hukum yang berlaku di Arab Saudi ketika itu.

Dalam  beberapa tahun terakhir, beragam bencana menimpa negeri ini. Menurut Kesulthonan M Zainullah Hamid, sejak tahun 2000 hingga saat ini kelompok mereka bukanlah kelompok yang menyukai kerusakan dan kebencian.

“Kami adalah kelompok yang mengedepankan perdamaian, sekaligus memberikan peringatan atas kebenaran dengan Al-Qur’an. Agar seluruh maksud kami atas Persatuan dan Perdamaian Manusia terwujud,” katanya.