KPK Tetapkan RJ Lino Sebagai Tersangka

KPK Tetapkan RJ Lino Sebagai Tersangka
Sipayo.com – Richard Joost Lino atau yang lebih dikenal dengan RJ Lino resmi ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi terkait pengadaan Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II Tahun 2010 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/12/2015) malam.

KPK dalam kasus ini minimal telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status dalam kasus tersebut ke penyelidikan dan menetapkan RJ Lino yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Pelindo II Persero sebagai tersangka.

“KPK Telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan dan menetapkan RJL sebagai tersangka,” kata Pelaksana Harian Kepala Bagian Humas KPK, Yuyuk Andriati dalam kenferensi pers di Gedung KPK.

Menurut Yuyuk, Lino diduga telah melakukan perlawanan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya untuk memperkaya diri sendiri dan korporasi dengan memerintahkan tiga unit Quay Container Crane di Pelindo II. Terkait kerugian negara, Yayuk belum dapat menyampaikan, kerena masih dalam tahap penghitungan oleh penyidik KPK.

Atas perbuatannya, RJ Lino disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.