Miss Puerto Rico Dipecat Karena Hina Islam di Twitter

Miss Puerto Rico Dipecat Karena Hina Islam di Twitter
Sipayo.com – Miss Puerto Rico 2015 Destiny Velez diberhentikan dari keanggotaan Organisasi Miss Amerika lantaran mengomentari seruan sutradara Hollywood Michael Moore dan menyebut semua muslim adalah teroris di Twitter.

Terkait perbuatannya, perempuan berusia 20 tahun tersebut, tidak diperbolehkan mengikuti serangkaian perhelatan kontes kecantikan mewakili Puerto Rico.

Atas perbuatan Destiny Velez, warga Puerto Rico juga turut terkejut. Mereka lantas beramai-ramai membuat sejumlah tagar untuk menyerang pernyataan Destiny, seperti #nonosrepresentas (Anda bukan representasi kami), #bochornoboricua, dan #verguenzaajena (malu).

Sebelumnya Destiny menunjukkan rasa sentimen terhadap kaum Muslim tepatnya pada Kamis pekan lalu. Saat itu Michael Moore membuat postingan foto dirinya di luar Trump Tower di Kota New York City, Amerika Serikat, dengan menambahkan tanda “#Kita Semua Muslim”.

Foto Moore tersebut adalah bagian dari pada menanggapi komentar kontroversial Donald Trump yang juga merupakan kandidat Presiden AS dari Partai Republik yang melarang Muslim masuk ke AS yang mendorong hastag #WeAreAllMuslim di Twitter semakin populer.

Terkait postingan yang ditulis Michael Moore, Destiny langsung membuat komentar. Ia mengatakan, “Umat Islam sering meneror dunia,” demikian Latin Times melaporkan.

Pada postingan lain di Twitternya, Destiny juga menuliskan tuduhan miring kepada seluruh umat Islam. “Semua yang mereka lakukan adalah membangun masjid da tidak bisa bersepakat dengan nilai-nilai Amerika dan meneror warga Amerika tidak bersalah dan merebut kilang minyak, juga membunuhi orang serta menghancurkan artefak kuno,” tulis Destiny.

Terkait pernyataan Destiny, organisasi Miss Puerto Rico, yang menjalankan kompetisi secara resmi sejak awal untuk Miss Amerika, akhirnya merilis sebuah pernyataan pada Sabtu (19/12/2015) lalu, yang menyebutkan bahwa Velez telah “dihentikan keanggotaanya selamanya.”