Penyebab Kekalahan Adik Ahok di Pilkada Belitung Timur

Penyebab Kekalahan Adik Ahok di Pilkada Belitung Timur
Sipayo.com – Basuri Tjahaja Purnama atau adik dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipastikan bakal gagal kembali terpilih sebagai Bupati di Kabupaten Belitung Timur.

Pada pegelaran Pilkada Serentak yang dilaksanakan pada 9 Desember 2015 kemarin, Basuri berhasil dikalahkan oleh Yuslih Ihza Mahendra yang juga merupakan kakak dari tokoh nasional, Yusril Ihza Mahendra.

Kekalahan Basuri pada Pilkada Kabupaten Belitung Timur terungkap berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan lembaga survei Cyrus Network. Berdasarkan hasil hitung cepat tersebut, pasangan Basuri – Fezzi hanya meraup 31,55% suara, sementara pasangan Yuslih – Burhanudin unggul telak dengan perolehan 51,38% suara.

Lalu apa penyebab kekalahan adik Ahok atas Yuslih di Pilkada Belitung Timur, sementara Basuri sendiri dikenal sebagai sosok petahana yang sebelumnya telah menjabat sebagai bupati masa periode 2010-2015?

Menurut Managing Director Cyrus Network, Eko David Afianto kepada wartawan di Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015) kekalahan tersebut dapat diakibatkan karena sosok Basuri sebagai incumbent semasa kepemimpinannya dianggap kurang bagus oleh masyarakat.

“Bisa jadi sebagai incumbent, kepemimpinan Basuri dianggap tidak terlalu bagus. Kurang memiliki prestasi, sehingga masyarakat Belitung Timur memilih calon baru,” ujarnya.

Selain itu, faktor Ahok juga dianggap tidak terlalu berpengaruh untuk menentukan pilihan masyarakat Belitung Timur. Dengan demikian, dipastikan Kabupaten Belitung Timur akan memiliki pemimpin baru untuk 5 tahun mendatang.

Sebagaimana diketahui, Pilkada Belitung Timur diikuti oleh tiga pasangan calon. Berdasarkan hasil quick count pasangan Usmandie – Musdiayana menempati posisi paling buncit dengan perolehan suara 17,01%.