3 Tanda Kiamat Menurut Rasulullah SAW Sudah Muncul di Mekah

3 Tanda Kiamat Menurut Rasulullah SAW Sudah Muncul di Mekah


Sipayo.com – Kiamat menurut Islam pasti akan terjadi, namun kapan dan bagaimana tidak satupun orang mengetahuinya. Manusia hanya diberikan tanda-tanda oleh Allah melalui para Nabi.


Dilansor dari Dream, Minggu (13/12/2015) Muhammad Rasulullah SAW pernah mengutarakan tanda-tanda kiamat. Kota Suci Mekah, menjadi salah satu tempat yang memberikan tanda-tanda bila hari itu sudah dekat.
 
Pada zamannya, perkataan Rasulullah SAW dianggap sangat mustahil terjadi namun hal itu sekarang sudah terjadi di Kota Mekah.
 
Berikut 3 tanda-tanda kiamat menurut Nabi Muhammad Rasulullah SAW yang sudah terjadi di Mekah.
 
1. Bangunan Tinggi Melebihi Gunung
Ibnu Syaibah meriwayatkan dengan sanadnya kepada Ya’la ibn Atha’ dari ayahnya, dia berkata: pada suatu hari, aku menuntun tali kekang onta Abdullah ibn Amr, lalu beliau (Nabi Muhammad SAW) berkata:
 
 
“Apabila kalian telah melihat galian-galian besar di Mekah, dan bangunan-bangunannya menjulang tinggi melebihi pegunungannya, maka ketahuilah bahwa kiamat telah mendekatimu.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan al-Arzaqi)
 
2. Gunung-Gunung di Mekah Mulai Berlubang
Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan tanda-tanda lain bahwa kiamat akan terjadi bila gunung-gunung di Kota Mekah sudah berlubang.
 
 
Saat ini, Gunung-gunung di Kota Mekah sudah berlobang dijadikan terowongan, bahkan disebut sebagai kota terowongan karena memiliki puluhan terowongan.
 
3. Bayangan Kabah Tidak Lagi Tampak
Nabi Muhammad SAW juga bersabda bahwa kiamat akan terjadi bila Al-Sa’ah telah membentang bayangannya sehingga bayangan Kabah tidak lagi tampak.
 
Al-sa’ah merupakan salah satu pengertian dari kiamat, sementara di Arab, Al-sa’ah dimaksudkan juga sebagai jam. Maka, Sheikh mengartikan secara langsung waktu kiamat yang hampir terjadi apabila bayang menara jam menutupi Kabah.
 
Kiamat adalah sebuah perubahan besar jadi bukanlah sesuatu yang ditakuti, melainkan sesuatu yang harus disikapi dengan sebuah refleksi dan pertobatan diri.