Paslon JR Saragih-Amran Boleh Ikut Pilkada Simalungun

Paslon JR Saragih-Amran Boleh Ikut Pilkada Simalungun
Sipayo.com – Pasangan calon (Paslon) JR Saragih dan Amran akhirnya kembali diperbolehkan mengikuti Pilkada Kabupaten Simalungun. Hal tersebut sesuai dengan penolakan kasasi yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun yang ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Putusan majelis hakim agung yang diketuai oleh Imam Soebechi bersama dua anggota majelis, Irfan Fachruddin dan Supandi tersebut tertuang dalam Putusan MA Nomor 9 K/TUN/PILKADA/2016 yang diunggah di situs MA.

“Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Simalungun tersebut. Menghukum KPU Simalungun membayar biaya perkara Rp500 ribu,” kata hakim Imam Soebechi, membacakan putusan.

Menanggapi putusan tersebut, Ketua KPU Simalungun Adelbert Damanik mengatakan masih menunggu salinan putusan untuk menentukan sikap dan langkah yang akan diambil selanjutnya.

“Kita sudah mengetahui putusan MA itu. Tapi kami masih menunggu salinan putusan untuk menentukan sikap dan langkah selanjutnya,” katanya sebagaimana dikutip dari Metrotvnews.com, Jumat (22/1/2016).

Sebelumnya, kasasi ini dimohonkan KPU Simalungun setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negera (PTTUN) Medan membatalkan pencoretan pasangan JR Saragih-Amran Sinaga pada Rabu, 23 Desember 2015. Putusan PTTUN Medan dibuat setelah pasangan itu menggugat KPU Simalungun yang membatalkan pencalonan mereka.

KPU beralasan pasangan ini tidak berhak ikut pilkada setelah MA menyatakan Amran Sinaga terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menerbitkan izin tidak sesuai dengan tata ruang.