Diduga Cabuli Remaja Pria, Saipul Jamil Terancam Penjara 15 tahun

Diduga Cabuli Remaja Pria, Saipul Jamil Terancam Penjara 15 tahun
 Saipul Jamil akan kita jerat dengan Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tandas ari
Sipayo.com – Saipul Jamil, pedangdut papan atas Indonesia ditangkap oleh Polisi karena diduga telah mencabuli  2 anak remaja yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara.
Saipul jamil ditangkap polisi Sektor (Polsek) Kelapa Gading dari kediamannya‎ di Jalan Kelapa Puan Timur, RW12, Kelurahan Pe‎gangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Ari Cahya Nugraha‎, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari salah satu orang tua korban pencabulan yang berinisial DS.
Kompol Ari Cahya Nugraha menjelaskan membenarkan adanya penangkapan Saiful Jamil oleh jajaranya. Saat ini pihak kepolisian sudah meminta keterangan dari korban dan keluarga.
“korban sedang melakukan visum di RS Polri Kramat Jati sebagai salah satu alat bukti atas kasus yang menimpa dirinya, setelah itu baru akan diminta kembali keterngan dan pernyataan” Ujar Ari
Saipul yang sudah ditangkap sejak Pukul 10.00 WIB, masih menjalani pemeriksaan hingga Pukul 15.00 WIB ini. Saipul Jamil saat ini statusnya masih saksi dan belum ditingkatkan statusnya menjadi tersangka sambil menunggu hasil pemeriksaan dari RS Kramat Jati Polri.
Menurut Ari, pihaknya akan melakukan gelar perkara setelah kesaksian yang diberikan oleh semua saksi lengkap. Jadi belum diketahui secara pastis pasal apa yang dikepada saipul.
“Jenis pelecehannya belum bisa kita beritahukan dengan detail karena masih menunggu hasil forensik dari RS Polri Kramat Jati‎, namun jika memang hasil dari lab positif, Saipul Jamil akan kita jerat dengan Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tandas ari
Diketahui, ancaman hukuman Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak adalah selama 15 tahun penjar.
Apakah saipul akan terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap anak ? Mari kita ikuti terus infonya.