Ingin Rumah Dibedah Pemerintah? Ajukan Permohonan Melalui Kepala Desa

Ingin Rumah Dibedah Pemerintah? Ajukan Permohonan Melalui Kepala Desa
Sipayo.com – Kabar gembira tentunya bagi masyarakat Indonesia, dimana program bedah rumah saat ini dapat dimohonkan melalui kepala desa dimana tempat tinggal kita berada.
 
Hal ini diungkapkan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Syarif Burhanuddin seperti dikutip dalam keterangannya, jumat (26/2/2016).
 
Dengan demikian, pendataan rumah tidak layak huni dapat terkoordinir dengan baik. Kementerian PUPR ingin agar setiap daerah memiliki data yang pasti mengenai berapa jumlah rumah yang tidak layak huni.
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia mencapai angka 3,4 juta unit dan diprediksi bakal terus bertambah bila tidak lakukan perbaikan segera.
 
Besaran biaya bantuan yang diberikan oleh Kementerian PUPR melalui program bedah rumah adalah 15 juta, sedangakan untuk pembangunan rumah baru 30 juta.
 
Namun, angka tersebut adalah jumlah bantuan maksimal dan simultan karena kebutuhan untuk membedah rumah satu dengan yang lain berbeda.

Syarat dan Kriteria Rumah yang Patut dibedah.

 
Menurut Syarif Burhanuddin, ada beberapa kriteria maupun syarat yang harus dipenuhi untuk dapat diusulkan masuk program bedah rumah yakni,  struktur atap yang dapat membahayakan penghuni, rangka rumah atau dinding yang tidak layak, serta lantai yang masih tanah.
 
Kemudian, aspek kesehatan yang belum memadai seperti pencahayaan dan sirkulasi udara yang buruk. Kemudian, dari sisi utilitas, seperti sarana MCK dan tempat pembuangan sampah yang tidak ada.
 
Yang terakhir adalah rumah tersebut, harus berdiri diatas tanah milik dan dikuasai oleh pemohon serta tidak berada di lokasi rawan bencana.